PEMERINTAHAN

Mendes Mengaku Temukan ‘Desa Surga’ di Ogan Komering Ilir

MONITOR, Ogan Komering Ilir – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menemukan salah satu desa yang layak disebut desa surga di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Temuan tersebut disampaikan Menteri Abdul Halim Iskandar yang didampingi istri Lilik Umi Nasriyah saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten OKI pada Sabtu (18/1).

“Dari perjalanan saya, sejak saya mencetuskan desa surga, saya mulai menemukan salah satu desa surga ada di Ogan Komering Ilir yakni di Desa Sedyo Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya,” katanya.

Menteri Abdul Halim menjelaskan, bahwa kriteria desa surga yang dinilainya adalah desa yang telah mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Tidak hanya itu, desa surga juga memberikan kenyamanan, kesejukan, keamanan dan ketentraman, sehingga masyarakat betah untuk tetap tinggal di desa.

Namun demikian, Abdul Halim mengingatkan terkait tantangan desa surga. Ia berpesan untuk terus meningkatkan daya tahan warga masyarakat, daya tahan terhadap berbagai godaan. Godaan yang paling berat yang dihadapi saat ini adalah godaan narkoba dan terorisme.

“Ini yang harus di antisipasi betul, karena dua hal yang menjadi godaan paling berat ini (narkoba dan terorisme) tidak terima kalau ada masyarakat tenang dan tentram. Dua hal ini senantiasa berupaya untuk merusak tatanan kehidupan masyarakat yang sudah baik.” katanya.

Oleh karena itu, Abdul Halim sangat berharap kemampuan dan peningkatan daya tahan terhadap dua hal tersebut yang perlu terus ditingkatkan sampai kapanpun.

“Karena dua hal tersebut, tidak pernah tidur dan terus mengintai bagi warga masyarakat yang tatanannya sudah baik dan sejahtera. Dua hal tersebut terus mengintai untuk merusak tatanan yang sudah bagus. Dua hal tersebut harus betul-betul diantisipasi,” katanya.

Dalam kunjungannya ke Desa Sedyo Mulyo, Menteri Abdul Halim melakukan dialog dengan masyarakat. Selain itu juga meninjau balai desa serta infrastruktur lainnya yang ada di desa Sedyo Mulyo. Bahkan, Menteri Abdul Halim kagum dengan Koperasi desa yang mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam membangun desa. Apalagi, koperasinya dinilai lengkap dan memiliki produk yang lengkap sehingga ekonomi di Desa Sedyo Mulyo terus bergerak.

Dalam kunjungan kerja ke OKI pada Sabtu (18/1), Abdul Halim menyempatkan memenuhi undangan untuk menghadiri Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan yang ke-22 di Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyah, Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir.

Selanjutnya, pada Minggu (19/1) Menteri Abdul Halim sebelum bertolak ke Jakarta juga akan melakukan peninjauan lainnya ke sejumlah lokasi di Sumatera Selatan.

Recent Posts

Hasil SPAN-PTKIN 2026 Diumumkan, Sebanyak 82.274 Peserta Dinyatakan Lulus

MONITOR, Jakarta – Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) resmi…

25 menit yang lalu

Kemendag Pangkas Hambatan Ekspor, Permendag Baru Permudah Perizinan dan Dongkrak Daya Saing

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menerbitkan dua regulasi baru guna menyederhanakan proses ekspor dan…

53 menit yang lalu

KDEI Taipei Dukung Ekspansi Global Kopi Kenangan, Gerai Perdana di Taiwan Disambut Antusias

MONITOR, Taipei – Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei mendukung penuh ekspansi internasional Kenangan Coffee…

2 jam yang lalu

Menaker Yassierli Lantik 12 Pejabat, Tekankan Layanan Publik Ketenagakerjaan Harus Lebih Responsif

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 12 Pejabat Pimpinan Tinggi…

3 jam yang lalu

Berkas Perkara Penganiayaan Sdr AY Dilimpahkan, 4 Oknum Prajurit TNI Segera Disidangkan

MONITOR, Jakarta – Penyidik Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) resmi melimpahkan berkas perkara, para tersangka,…

3 jam yang lalu

Ekspor Tembus USD 8 Miliar, Industri Pulp dan Kertas Perkuat Peran Strategis Nasional

Jakarta – Industri pulp dan kertas nasional terus menunjukkan peran strategis sebagai sektor manufaktur bernilai…

10 jam yang lalu