Sukses Kembangkan Transportasi, Pemprov DKI Raih Penghargaan Honorable Mention

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019)

MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI Jakarta mendapatkan penghargaan Honorable Mention atas keberhasilannya dalam mengembangkan platform transportasi yang berkesinambungan, khususnya Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta.

Direktur Utama PT Transjakarta, Agung Wicaksono mengatakan, sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov DKI, PT Transjakarta tentunya akan terus mendukung Pemprov DKI dalam memajukan Jakarta, khususnya di bidang transportasi.

Dalam hal ini, Transjakarta bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus berupaya memberikan pelayanan terbaik tidak hanya dari sisi pelayanan, sarana dan prasana saja tetapi dari berbagai aspek lainnya.

Peningkatan pelayanan ditujukan agar pencapaian yang sudah diperoleh Pemprov DKI ini terus berkelanjutan dengan baik ke depannya.

Strategi keberlanjutan perseroan yang dicanangkan meliputi berbagai aspek dan harus terlaksana. Pertama mata rantai sistem transportasi berbasis jalan ramah lingkungan, diawali dengan bus listrik yang akan beroperasi segera.

Kedua, pengusahaan pembiayaan agar dapat melapisi PSO, diantaranya peningkatan pemanfaatan asset seperti Non Fare Box (NFB), yang sudah di dalam pipeline, dan berbagai inovasi lain agar perseroan tetap relevan di hati pelanggan.

“Transjakarta hingga 10 tahun ke depan akan membuat sistem transportasi di Jakarta khususnya BRT menjadi transportasi yang tidak hanya terintegrasi, ramah lingkungan dan unggul dalam bidang lainnya,” kata Agung dalam press release yang diterima, Jumat (17/1).

Selain upaya-upaya di atas, upaya ketiga yang mutlak dijalankan agar perseroan tetap dapat hadir melayani secara berkelanjutan adalah bagaimana membentuk budaya mandiri dalam bertransportasi.

Dikatakannya, secara perlahan Transjakarta mulai melakukan perubahan dengan menerapkan sistem wayfinding dan alat Tap On Bus (TOB) yang sudah diberlakukan dan terus disosialisasikan hingga saat ini agar layanan Transjakarta menjadi setara dengan negara maju lainnya.

“Dengan begini kami, Transjakarta optimis bisa beriringan mengajak masyarakat beralih dari kendaraan umum ke transportasi publik. Ini seiring dengan cita-cita Pemprov DKI untuk mewujudkan Jakarta menjadi kota 4.0,” ungkapnya

Agung melanjutkan pada 2019, TransJakarta tercatat melayani 264,6 juta pelanggan. Angka ini meningkat sebanyak 40 persen dibanding tahun sebelumnya yang mengangkut sebanyak 188,9 Juta pelanggan.

Menurutnya, angka tersebut adalah rekor tertinggi dalam sejarah Transjakarta. Hal itu menunjukan bahwa warga DKI sangat antusias menyambut baik pelayanan Transjakarta.