Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi
MONITOR, Jakarta – Sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta terus mendorong pembentukan pansus banjir. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi enggan menanggapi soal pembentukan pansus tersebut.
“Saya no comment lah soal ini,” ungkap Prasetyo singkat kepada MONITOR di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (13/1).
Pras panggilan akrab Prasetio, bahkan mempertanyakan maksud dan tujuan pembentukan pansus banjir yang digulirkan oleh para anggotanya tersebut.
“Saya juga bingung, apa maunya anggota saya ini,” cetus Pras.
Pras pun dengan tegas tak mau berkomentar jauh mengenai pembentukan banjir.
Sementara itu seperti diketahui, Kalangan Wakil Rakyat Jakarta terus mendorong agar pembentukan pansus banjir segera di bentuk. Pasalnya, pansus banjir dibuat bukan untuk mencari kesalahan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, melainkan justru untuk membantu Anies.
Menurut Anggota Fraksi NasDem Jupiter, pembentukan pansus banjir bukan mencari kesalahan Anies, namun untuk membantu Anies dan menyelamatkan warga Jakarta.
“Salah kalau ada orang yang beranggapan pansus banjir ini untuk mencari kesalahan Anies. Justru keberadaan pansus ini menyelamatkan Jakarta,” ungkap Jupiter kepada MONITOR di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat, (10/1).
Dikatakan Jupiter, kejadian banjir di Jakarta berdampak sangat luar biasa salah satunya adalah lumpuhnya ekonomi di Ibukota yang mengakibatkan kerugian triliunan rupiah.
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi…
MONITOR, Jakarta - Nahdlatul Ulama akan berusia 100 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Tepat…
MONITOR, Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua,…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN)…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…