PEMERINTAHAN

Kunjungi Desa di Perbatasan Negara, Mendes Akui Signal Masih Jadi Kendala

MONITOR, Sambas – Desa-desa yang berdekatan dengan perbatasan negara tetangga masih memiliki sejumlah permasalahan. Salah satunya masalah jaringan telekomunikasi yang terjadi di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Abdul Halim Iskandar dalam lawatannya ke Desa Temajuk yang berbatasan dengan Malaysia mengakui bahwa jaringan telekomunikasi masih menjadi permasalahan. Untuk itu, dirinya akan menindaklanjuti permasalahan tersebut, agar permasalahan signal bisa segera teratasi.

“Sinyal belum ada. Kita sudah kerjasama dengan telkom. Tinggal kita tindak lanjuti. Karena saya tidak mau, kepala desa maupun masyarakat desa punya HP. Tapi, gak ada signalnya.” Kata Menteri Abdul Halim Iskandar saat berada di Desa Temajuk, Sambas pada Sabtu (11/1).

Apalagi, lanjut Halim, diera digitalisasi ini semua kebutuhan dan informasi bisa dipenuhi dan diketahui oleh masyarakat. Namun, kalau tidak ada pendukung dalam hal ini jaringan internet. Maka, semua itu akan tidak ada gunanya.

“Kalau gak ada signal, itu gak ada gunanya. Makanya, untuk urusan signal ini itu menjadi urusan prioritas kemendes, karena ini sangat penting untuk membuka informasi dan diera ini kita harus akui bahwa kita mengandalkan digitalisasi,” katanya.

Selain masalah signal, Menteri Abdul Halim menuturkan bahwa harapan untuk perbanyak ekspor belum terpenuhi untuk daerah perbatasan. Padahal, daerah-daerah perbatasan memiliki banyak potensi.

“Oleh karena itu, target utama setelah pulang dari sini, saya akan terus koordinasikan dengan kementerian lain, bagaimana di Sambas terjadi percepatan produksi dalam keadaan sudah jadi (bukan mentah) untuk diekspor ke negara tetangga. Karena itu memang sangat penting,” katanya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

18 jam yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

20 jam yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu