Merasa Terpanggil, Sesjen MPR Santuni Pegawai Korban Banjir

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sesjen) MPR RI, Ma’ruf Cahyono menyampaikan keprihatinan atas musibah banjir yang melanda di berbagai tempat.

Karenanya, sebagai wujud kepedulian terhadap korban banjir, KORPRI Setjen MPR bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan Setjen MPR memberi santunan kepada mereka yang terkena dampak bencana, khususnya kepada para pegawai negeri sipil (PNS), PPNPN, serta outsourcing di lingkungan Sekretariat Jenderal (Setjen) MPR.

“Banjir yang melanda terjadi di banyak tempat, selain di wilayah Jabodetabek, juga di terjadi di Banten serta daerah lainnya,” kata Ma’ruf dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/1).

Widget Situasi Terkini COVID-19

“Dampak banjir juga melanda saudara-saudara PNS, PPNPN, serta outsourcing di lingkungan Setjen MPR,” tambahnya. 

Ia mengatakan bahwa kondisi yang demikian membuat KORPRI dan Dharma Wanita Persatuan Setjen MPR terpanggil peduli. Selepas banjir, Ma’ruf menyebut ingin segera bertemu dengan para korban namun karena kesibukan masing-masing pegawai membuat acara santunan baru bisa terselenggara pada hari ini.

“Kita mengucapkan rasa keprihatinan mendalam atas musibah banjir yang melanda”, ucap pria asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu. 

Tidak hanya itu, alumni Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, menyebut bencana yang melanda merupakan ujian kesabaran. Diharap apa yang terjadi menjadi hikmah.

Dalam kehidupan yang berjalan normal, apa yang kita butuhkan bisa terpenuhi namun ketika bencana datang, terkadang yang kita inginkan tidak sesuai harapan.

“Saat normal kita bisa mandi dua kali sehari namun ketika bencana tiba, bisa jadi kita tidak melakukan kebiasaan itu”, tuturnya dan kesabaran yang demikianlah yang menurutnya perlu diterima.

Sebagai wujud kepedulian, KORPRI dan Dharma Wanita Persatuan Setjen MPR memberi santunan kepada para korban banjir. “Atas nama Sesjen, KORPRI, dan Dharma Wanita MPR, menyampaikan santunan”, ujar Ma’ruf Cahyono.

Santunan yang diberikan disebut sebagai ungkapan keprihatinan. “Mudah-mudahan apa yang kita berikan bisa bermanfaat dan membantu,” pungkasnya.