POLITIK

Megawati Terima Gelar Doktor HC dari SUJ Jepang, PDIP: Sumbangsih Beliau Diakui Dunia

MONITOR – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kembali menerima penganugerahan gelar doktor kehormatan atau Honoris Causa (HC). Kali ini gelar doktor kehormatan tersebut diperoleh dari Soka University of Japan (SUJ) dalam bidang kemanusiaan di Kampus Hachioji, Tokyo, Jepang pada Rabu (8/1/2020).

Ketua DPP PDIP Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Rokhmin Dahuri yang turut mendampingi Megawati di Jepang mengapresiasi penganugerahan tersebut. Guru besar IPB tersebut mengatakan gelar doktor HC yang ke sembilan tersebut menjadi bukti dan pengakuan atas sumbangsih pemikiran dan perjuangan Megawati bagi kemanusiaan dalam berpolitik dan berkebangsaan.

“Kita tahu ini merupakan gelar Doktor HC yang kesembilan yang beliau terima dari 3 Perguruan Tinggi di dalam negeri dan 6 dari Perguruan Tinggi luar negeri. Saya kira itu membuktikan bagaimana sumbangsih pemikiran dan perjuangan beliau diakui dalam membangun kehidupan bangsa dan negara,” kata mantan menteri kelautan dan perikanan tersebut.

“Ini juga penegasan bagaimana pemikiran dan sumbangsih dalam memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial politik diakui dunia internasional,” tegasnya.

Sebagai informasi, Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri dan luar negeri. Gelar doktor kehormatan pertama yang diterima Megawati yakni dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang, pada September 2001.

Selain Prof. Rokhmin Dahuri, sejumlah kolega dan sahabat turut mendampingi mantan Presiden RI kelima tersebut antara lain Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo, Ahmad Basarah, Herman Heri, mantan menteri pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, mantan menteri pertanian Bungaran Saragih, mantan menteri perumahan rakyat Djan Farid, Kepala BIN Budi Gunawan, dan lain-lain.

Recent Posts

Imlek 2026, Ketua HKTI Lumajang Gaungkan Toleransi dan Harmoni Jelang Ramadhan

MONITOR, Lumajang - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lumajang, Muhammad…

3 jam yang lalu

DPR Dukung Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, menyampaikan bahwa keputusan Sidang Isbat yang…

4 jam yang lalu

Optimalkan Skema Murur dan Tanazul, Pemerintah Perketat Haji Ramah Lansia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk melindungi jemaah…

6 jam yang lalu

Beda Awal Ramadan 1447 H, MUI Ajak Umat Saling Menghormati

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Anwar Iskandar, mengungkapkan, perbedaan dalam penentuan…

8 jam yang lalu

Satgas Kuala TNI-Jhonlin Bergerak Cepat, Atasi Sedimentasi Aceh Tamiang

MONITOR, Jakarta - Satgas Kuala TNI–Jhonlin terus menunjukkan kinerja nyata dalam penanganan sedimentasi di Muara…

14 jam yang lalu

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

MONITOR, Jakarta – Pemerintah resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.…

18 jam yang lalu