POLITIK

Megawati jajaki Kerjasama SUJ dan SGI Jepang dalam Bidang SDM dan Lingkungan Hidup

MONITOR – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri akan menerima penganugerahan gelar doktor kehormatan atau Honoris Causa (HC) dari Soka University of Japan (SUJ) dalam bidang kemanusiaan pada Rabu (8/1/2020) esok.

Ketua DPP PDIP Bidang Kelautan dan Perikanan, Prof. Rokhmin Dahuri yang turut mendampingi Megawati bersama Ahmad Basarah (Wakil Ketua MPR RI dan Ketua DPP PDI-Perjuangan Bidang Hubungan LN), Herman Heri (Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP), Prof. Purnomo Yusgiantoro (Mantan Menteri ESDM Kabinet Gotong Royong) dan Prof. Bambang Wibawarta (UI, Doktor Alumni Waseda University, Jepang) mengatakan selain penganugerahan gelar HC, juga akan dilakukan penjajakan kerjasama pihak kampus dengan Indonesia melalui PDIP.

“Kami mendiskusikan tentang rencana kerjasama antara SUJ dan SGI dengan Indonesia melalui PDI-Perjuangan,” kata mantan menteri kelautan dan perikanan itu usai mendampingi Megawati Soekarnoputri dalam pertemuan makan siang dengan Yayasan Soka Gakkai International (SGI) di Hotel Prince Park Tower, Tokyo, Jepang. Senin (6/1/2020).

Adapun bidang rencana kerjasama menurut Guru Besar IPB tersebut antara lain meliputi: Pengembangan SDM dan Pendidikan, Penelitian dan Pembangunan (R&D) serta Pengembangan Inovasi, Pengelolaan Lingkungan Hidup, dan Pemberdayaan Perempuan.

Sebagai informasi, Megawati telah menerima delapan gelar doktor kehormatan dari perguruan tinggi ternama dalam negeri dan luar negeri. Gelar doktor kehormatan pertama yang diterima Megawati yakni dari Universitas Waseda Tokyo, Jepang, pada September 2001.

Megawati kembali menerima gelar doktor kehormatan dari Moscow State Institute of International Relations (MGIMO), Rusia pada 22 April 2003. Megawati mendapat gelar kehormatan untuk bidang politik.

Kemudian gelar doktor kehormatan ketiga untuk Megawati diterima dari Korea Maritime and Ocean University, Busan, Korea Selatan pada 19 Oktober 2015. Ketum PDIP ini dianugerahi kehormatan bidang politik.

Megawati juga menerima gelar doktor kehormatan di bidang politik dan pemerintahan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Kemudian pada 27 September 2017 dari Universitas Negeri Padang (UNP) dengan gelar doktor kehormatan bidang pendidikan politik. Selanjutnya pada 16 September 2017 dari Mokpo National University, Korsel, bidang demokrasi ekonomi bagi tokoh perempuan yang memimpin RI selama periode 23 Juli 2001-20 Oktober 2004.

Selanjutnya, pada 8 Maret 2018 Megawati menerima gelar doktor kehormatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bidang politik dan pemerintahan. Lalu pada 5 November 2018, Fujian Normal University (FNU) Tiongkok menganugerahkan gelar doktor kehormatan untuk Megawati bidang diplomasi ekonomi.

Recent Posts

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

5 jam yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

13 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

1 hari yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

1 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

1 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

2 hari yang lalu