PERTANIAN

Kepala BKP Kementan Tegaskan Dukungan Penurunan Stunting

MONITOR, Jakarta – Demi menciptakan Sumber Daya Manusia berkualitas, diperlukan generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif. Untuk itu, penyediaan pangan yang cukup dan bergizi, serta upaya menurunkan angka stunting sangat penting dilakukan.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan), Agung Hendriadi menegaskan dukungan pihaknya dalam upaya penurunan stunting.

“Kami sangat mendukung upaya penurunan stunting. Bahkan Kementan sudah mengupayakan penurunan stunting melalui intervensi sensitif dari aspek penyediaan produksi pangan yang cukup, beragam, dan bergizi seimbang,” ujar Agung dalam Diskusi Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) Indonesia di Jakarta, Jumat (13/12).

Menurut Agung, melalui intervensi seperti pemanfaatan pekarangan, setiap rumah tangga diharapkan mampu mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan
ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatannya.

Agung juga menjelaskan, pihaknya fokus pada 88 kabupaten/kota yang masuk daerah rentan rawan pangan berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA).

“Ini yang jadi perhatian kami untuk dilakukan intervensi melalui berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan status daerah rentan rawan pangan, agar naik menjadi tahan pangan,” kata Agung.

Pengentasan daerah rentan rawan pangan diarahkan, agar setiap warga negara terpenuhi kebutuhan pangannya sesuai dengan standar kecukupan gizi, sehingga dapat hidup sehat, aktif dan produktif.

“Tidak boleh satu orangpun yang mengalami kelaparan di Indonesia,” tegas Agung.

Upaya penurunan stunting menurut Agung, harus diupayakan secara bersama dengan lintas sektor.

“Kementan sudah melakukan penandatanganan kerja sama dengan 6 Kementerian dan Lembaga, untuk bersinergi mengentaskan daerah rentan rawan pangan, termasuk mengatasi kemiskinan dan menurunkan stunting,” pungkas Agung.

Narasumber lain yang hadir dalam acara ini adalah Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Recent Posts

Guru Besar FK UPH Prof Antonia Tekankan Kalsifikasi Koroner sebagai Kunci Deteksi Dini Penyakit Jantung

MONITOR, Tangerang – Penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian tertinggi di dunia. Data Organisasi Kesehatan Dunia…

1 jam yang lalu

Jasa Marga Lakukan Normalisasi Lajur Bertahap di Ruas Palimanan–Kanci

MONITOR, Cirebon – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melakukan pemantauan intensif terhadap volume lalu…

3 jam yang lalu

MUI Desak Platform Global Patuhi PP TUNAS, Tegaskan Kedaulatan Digital dan Perlindungan Anak

MONITOR, Jakarta — Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan pentingnya kedaulatan digital dan perlindungan moral generasi bangsa…

15 jam yang lalu

Tiga Orang Eks OPM Berikrar Kembali ke NKRI

MONITOR, Papua - Komando Operasi (Koops) TNI Papua kembali mencatatkan langkah positif dalam upaya menciptakan…

16 jam yang lalu

Volume Lalu Lintas Kembali ke Jabotabek Pada H-10 s.d H+7 Hari Raya Idulfitri Capai 2,77 Juta Kendaraan

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa…

16 jam yang lalu

Bazar Rakyat Jadi Momentum Gerakkan Ekonomi UMKM Pascalebaran

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan penyelenggaraan Bazar Rakyat bertajuk…

24 jam yang lalu