Terima Penghargaan Democracy Award, Bamsoet: Ini Cambuk Bagi Pimpinan MPR

11
Pimpinan MPR RI 2019-2024

MONITOR, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menerima penghargaan Democracy Award di ajang Moeslim Choice Award 2019, diselenggarakan dalam rangkaian ulang tahun ke-2 Moeslim Choice Media Networks. 

Bagi Bamsoet, penghargaan tersebut menjadi wujud apresiasi sekaligus cambuk agar selama lima tahun memimpin MPR RI, dirinya bisa menjaga demokrasi tetap tumbuh berkembang.

“Penghargaan ini menjadi wujud nyata bahwa di tengah apriori publik terhadap politisi, tersimpan pula apresiasi tulus jika para politisi bisa menunaikan tugas dan kewajibannya,” kata Bamsoet bersama Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 Jusuf Kalla usai menerima penghargaan Democracy Award, di Jakarta, Kamis (12/12) malam.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menuturkan, Freedom House, sebuah organisasi internasional yang mempromosikan kebebasan dan demokrasi di dunia, dalam laporan Freedom in The World 2019 menempatkan Indonesia di skor 62 dari 100. Semakin besar skor yang diperoleh, menunjukan kebebasan dan demokrasi di suatu negara semakin baik.

“Dengan skor 62, menunjukan pencapaian demokrasi di Indonesia cukup mengesankan. Memang belum sempurna, tapi ikhtiar perbaikan terus kita lakukan,” sebut dia.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mencatat, ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan agar demokrasi di Indonesia bisa menjadi pusat demokrasi dunia. 

Antara lain menyangkut pembersihan korupsi, diskriminasi dan kekerasan terhadap kelompok minoritas, serta penegakan supremasi hukum. Serta yang tak kalah penting, terjaminya kebebasan pers sebagai pilar ke-4 demokrasi.

“Reporters Without Borders, organisasi internasional yang melakukan penelitian mengenai kebebasan pers dunia, dalam laporan 2019 World Press Freedom Index menempatkan Indonesia di posisi 124 dari 180 negara. Menunjukan masih rendahnya Indeks Kebebasan Pers Indonesia,” pungkas Bamsoet.