PARLEMEN

Jawab Tatantangan Bangsa Ke Depan, Basarah: GM FKPPI Harus Mampu Lahirkan Calon Pemimpin

MONITOR, Bogor – Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah berharap kepada generasi muda FKPPI untuk mampu melakukan strategi organisasi dan kaderisasai untuk melahirkan calon pemimpin bangsa mendatang.

Hal itu disampaikan Basarah dalam ceramah kebangsaan saat menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-X, Generasi Muda FKPPI di Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/12).

“Semboyan Generasi Muda FKPPI adalah kuat, solid dan militan. Apalagi landasan juang Generasi Muda FKPPI adalah spirit Sumpah Pemuda 1928, Semangat Juang 1945, Demangat Sapta Marga dan Semangat Tri Brata. Karena itulah wajib hukumnya bagi organisasi Generasi Muda FKPPI mencetak calon pemimpin bangsa yang bisa berada di mana-mana termasuk di semua kekuatan partai politik, ” kata Basarah yang mendapat sambutan tepuk tangan peserta Munas.

Dalam kesempatan itu juga, Ketua DPP PDI Perjuangan menguraikan lebih lanjut bahwa GM FKPPI merupakan kawah candradimuka yang siap mencetak dan melahirkan calon calon pemimpin di masa depan yang memiliki komitmen kuat menjaga Pancasila sebagai dasar negara dan UUD NRI tahun 1945.

Komitmen kuat tersebut termaktub jelas dalam pembukaan AD/ART GM FKPPI. Demikian, politik GM FKPPI adalah politik negara dan bukan politik partisan.

Ia mengingatkan, GM FKPPI juga telah menyadari peran pentingnya sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki kewajiban melanjutkan cita cita proklamasi 17 Agustus 1945 yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila.

“Kokohnya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara merupakan syarat mutlak bagi tetap utuh dan berdirinya bangsa Indonesia. Para pendiri bangsa telah mewariskan seperangkat prinsip bernegara yaitu, Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.”

“Seperangkat aturan bernegara ini telah final dan menjadi konsensus bersama sejak Indonesia berdiri di tahun 1945. Dalam kondisi apapun, aturan bernegara terrsebut harus dijaga, tidak boleh digadaikan, apalagi dijual hanya untuk kepentingan orang per orang,” sebut Dewan Penasihat (Wanhat) GM FKPPI Provinsi Jawa Timur tersebut.

Pada bagian lain, Basarah juga menyinggung situasi terkini yang tengah dihadapi bangsa Indonesia, yaitu era disrupsi. Secara sederhana era disrupsi dapat diartikan dengan era baru, yaitu ditemukannya berbagai inovasi yang menggantikan seluruh sistem dan tatanan nilai yang sedang berlaku.

Globalisasi dan Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan penemuan internet menjadi penyebab gelombang disrupsi semakin membesar.

Sebagai contoh timbulnya market place, toko-toko online yang menggeser peran warung-warung konvensional. Kemudian munculnya transportasi berbasis teknologi informasi yang menggerus transportasi konvensional.

Terhadap fenomena mutakhir tersebut, tentu saja bangsa Indonesia tidak bisa mengelak, menghindar apalagi menjauhinya.

“Bangsa Indonesia harus pandai-pandai mengambil peluang dan manfaat dari arus perubahan zaman yang semakin cepat bergerak. Namun, kita juga harus mampu mengantisipasi dampak negatif dari kemajuan teknologi informasi tersebut seperti maraknya hoak yang berisi fitnah dan adu domba di antara saudara sebangsa sendiri,” paparnya.

“Dan inilah tantangan yang dihadapi Generasi Muda FKPPI. Tantangan bagaimana mengejewantahkan nilai-nilai Pancasila di dunia maya. Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara telah terbukti tahan banting. Kini Pancasila tengah digempur oleh dua ideologi transnasional yang menunggangi kemajuan teknologi informasi,”sebut dia.

“Sampai dimana daya tahan Pancasila menghadapi rongrongan tersebut? Jawabnya, kembali kepada komitmen generasi mudanya dalam menjaga Pancasila. Saya haqqul yakin GM FKPPI bisa memikul tanggung jawab berat ini,” pungkas Basarah yang juga putra seorang Purnawirawan Polri.

Recent Posts

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

1 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

18 jam yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

23 jam yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

1 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

1 hari yang lalu