POLITIK

Gara-gara Izinkan FPI, Denny Siregar Sebut Menag “Mengeong” Tak Punya Nyali

MONITOR, Jakarta – Pengamat media sosial Denny Siregar tampak gerah melihat keputusan Menteri Agama, Fachrul Razi, yang belakangan mengizinkan FPI eksis di Indonesia. Pasalnya, Fachrul mengatakan dirinya akan memperpanjang izin FPI sebagaimana ormas Islam lainnya.

Denny tak menyangka, dirinya awalnya optimis bahwa Menag akan bersikap tegas terhadap kelompok ormas yang radikal. Nyatanya, kata Denny, Menag justru membela ormas tersebut bahkan mempertahankanya.

“Gua kira si bapak yang sering tampil di media ngomong cingkrang, cadar, intoleransi dan radikalisme, itu macan. Pas ketemu FPI, langsung mengeong,” ujar Denny menyindir sikap Menag, Jumat (29/11).

Ia mengaku sangat kecewa dengan keputusan Kementerian Agama yang membolehkan FPI kembali eksis. Bahkan, ekspektasinya berbeda ketika melihat di belakang Jokowi ada sosok-sosok yang dianggapnya tegas, seperti Menko Polhukam Mahfud MD dan Menteri Agama Fachrul Razi.

Denny mengaku awalnya bakal mengira ormas garis keras seperti FPI akan “dihajar” dan tidak mendapatkan tempat di Indonesia. Sayangnya, hal tersebut tidak terbukti.

“Sesudah nanti memperpanjang ijin FPI, habis itu sibuk mengusahakan Rizik kembali pulang ke Indonesia. Saya kira dibawah pak Mahfud MD dan Fachrul Razi, kita akan melihat bagaimana pelaku intoleran dihajar habis,” ujarnya.

“Nyatanya lembek juga, malu gua. Sungguh,” tandasnya lagi.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Indonesia Berdaulat dan Makmur

MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…

3 jam yang lalu

Mahasiswa KKN Nusantara Dorong Tata Kelola Masjid di Leuwidamar

MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…

3 jam yang lalu

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

1 hari yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

1 hari yang lalu

Hari Kemerdekaan: Masihkah Dua Puluh Persen untuk Pendidikan

Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…

1 hari yang lalu

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di Monas Jadi Panggung Perkuatan Ekonomi UMKM

MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…

2 hari yang lalu