MEGAPOLITAN

Takut Gajian Ditunda, DPRD DKI Kebut Pengesahan APBD

MONITOR, Jakarta – Ancaman tak gajian apabila pengesahan APBD DKI telat, rupanya cukup ditakuti oleh para wakil rakyat Jakarta. Para anggota dewan di kompleks Kebon Sirih pun akhirnya memutuskan untuk bisa secepatnya mengesahkan APBD DKI dengan tidak melewati batas waktu sesuai perundang-undangan.

“Ini kita kebut terus untuk melakukan pembahasan. Bahkan kami mengorbankan waktu kami untuk tidak menjalankan kunjungan kerja (kunker) demi menyelesaikan tugas kami untuk kepentingan warga Jakarta,” ungkap Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (28/11).

Menurut Pras, karena pembahasan anggaran terus dikebut, maka pihaknya pun berkeyakinan kalau pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah (RAPBD) DKI bisa selesai diakhir November dan bisa langsung di ketok palu untuk di Perda kan menjadi APBD DKI 2020.

“Hari ini Kamis, (29/11) kita paripurna MoU KUA-PPAS, setelah paripurna, kami kembali bahas anggaran di komisi-komisi,” jelasnya.

Pras pun mengatakan, dengan rampungnya APBD DKI sesuai jadwal semua anggota dewan bisa gajian.

“Cape bro, tapi gimana lama, ini APBD DKI memang tidak boleh telat disahkan,” pungkasnya.

Diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali mengingatkan DPRD dan Provinsi DKI Jakarta untuk tidak mengesahkan APBD melebihi waktu yang sudah ditetapkan yakni 30 November.

Kemendagri melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Keuangan Daerah Syarifuddin menyatakan, keputusan DPRD dan Pemprov DKI menyepakati pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 Desember melanggar tahapan perencanaan keuangan daerah.

Sebab, kata dia, mereka menargetkan pengesahan RAPBD lewat dari waktu yang diberikan 30 November. Meski begitu, Syarifuddin belum bisa memastikan adanya sanksi administratif dari Kemendagri kepada DPRD dan Pemprov DKI. Pastinya, Syarifuddin mengakui Kemendagri bakal kerepotan mengevaluasi RAPBD DKI jika hanya memiliki waktu 15 hari.

Recent Posts

Kemenhaj Panggil Travel Umrah yang Tak Penuhi Hak Jemaah

MONITOR, Jakarta - Direktur Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah, Harun Al Rasyid, melakukan pemanggilan terhadap…

41 menit yang lalu

DPR: Urus Sertipikat Tanah Mandiri Lebih Murah dan Tanpa Calo!

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi mendorong masyarakat…

3 jam yang lalu

Isra Mikraj di Istiqlal, Menag dan Menteri LH Serukan Pesan Ekoteologi

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menghadirkan nuansa berbeda dalam Peringatan Isra Mikraj 1447…

4 jam yang lalu

Kunjungi NTB, Menhaj: Loyalitas Kita Hanya untuk Negara dan Jemaah

MONITOR, NTB - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan kunjungan supervisi…

7 jam yang lalu

Isra Mi’raj Momentum Memperkuat Iman dan Amal Sosial

MONITOR - Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah menjadi ruang refleksi penting bagi…

7 jam yang lalu

Menteri Imipas: Kedaulatan Pangan Harus Dibarengi Masyarakat Sehat

MONITOR, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memimpin langsung pelaksanaan layanan pemeriksaan…

9 jam yang lalu