BUMN

145 Nelayan Bengkulu Bisa Melaut Hemat dengan Bahan Bakar Gas

MONITOR, Jakarta – Bertempat di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, sebanyak 145 Nelayan Bengkulu kali ini giliran mendapatkan paket konverter kit bahan bakar gas (BBG) Isi paket tersebut berupa, alat converter BBM ke LPG, mesin penggerak, baling-baling, 2 (dua) buah tabung LPG 3 kg dan aksesoris pendukung lainnya.

Dengan menggunakan bahan bakar gas (BBG), nelayan dapat melakukan penghematan biaya operasional mencapai 40% hingga 60%.

Jika dengan menggunakan mesin sebelumnya, nelayan memerlukan BBM Jenis Premium sebanyak 7 – 8 liter per hari untuk 8 jam melaut atau sekitar Rp 50 rb rupiah. Nah, dengan menggunakan LPG 3 kg yang merupakan produk subsidi, 1 tabung ini bisa digunakan sampai lebih dari 10 jam melaut.

“Konversi BBG ini bisa memberikan dampak penghematan biaya operasional nelayan yang cukup signifikan. Karena penggunaan 1 tabung bisa dipakai hingga 2 hari dengan HET tabung yang jauh lebih murah dibanding Premium, yaitu hanya Rp 15.300,” tutur Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf.

Rifky menambahkan, selain dapat menghemat biaya melaut, BBG ini jauh lebih ramah lingkungan yang dapat mengurangi dampak polusi pada udara dan air laut karena gas buangnya (monoksida) menjadi berkurang.

Adapun kriteria nelayan yang berhak mendapatkan paket konverter kit antara lain, nelayan kecil yang sesuai Undang-undang no 31 tahun 2004 tentang perikanan, perpres no 126 tahun 2015, Kepmen 537 K/12/MEM/2016, kemudian perahu yang dimiliki berbahan bakar bensin, daya mesin perahu lebih kecil atau sama dengan 13 HP, jenis alat tangkap ramah lingkungan dan tidak membantu illegal fishing serta belum pernah mendapatkan bantuan sejenis dari pemerintah pusat, daerah atau badan usaha.

Kegiatan pembagian konverter kit ini diawali dengan sosialisasi cara aman penggunaan mesin dan tabung LPG 3 kg, serta tempat pembelian tabung jika habis. Dukungan pihak pemerintah daerah setempat terhadap program pemerintah konversi BBG ini terlihat melalui kehadiran Walikota Bengkulu, Perwakilan Ditjen Migas Kementrian ESDM, serta Kepala Dinas Kelautan & Perikanan Kota Bengkulu. Pemerintah Daerah Kota Bengkulu juga menyampaikan apresiasinya kepada Pertamina dan berharap supply LPG 3 kg dapat terpenuhi dengan baik.

Lanjut Rifky, kedepannya Pertamina akan berkoordinasi dengan DKP untuk melibatkan koperasi nelayan sebagai pangkalan resmi penjualan tabung LPG 3 kg, sehinga dapat memudahkan para nelayan untuk mendapatkan gas. Pertamina akan menyediakan sekitar 2000an tabung setiap bulannya.

Melaui program alih bahan bakar ini, Pertamina tentunya berharap para nelayan dapat memanfaatkan semaksimal mungkin paket yang sudah diberikan melalui program bantuan Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan Pertamina.

“Kami tentunya senang sekali jika para nelayan merasakan betul manfaat dari program ini, sehingga penggunaan LPG 3 kg juga menjadi lebih tepat sasaran,” tutup Rifky. 

Recent Posts

Kementerian UMKM Apresiasi Cara UKB Bandar Lampung Siasati Biaya Kemasan

MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB)…

20 jam yang lalu

Personel RI yang Tewas di Lebanon Bertambah, DPR Dorong PBB Evaluasi Perlindungan Pasukan Perdamaian

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…

22 jam yang lalu

Debt Collector Tipu Ambulans-Damkar untuk Tagih Utang, Legislator: Pidanakan karena Bahayakan Nyawa Orang!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…

22 jam yang lalu

Siswa di DIY Dikeroyok Hingga Tewas, Komisi III DPR Dorong APH Petakan Kelompok Berisiko

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…

22 jam yang lalu

Lompatan Global Fikes UIN Jakarta: Lima Prodi Raih Akreditasi Internasional ASIIN Tanpa Syarat hingga 2030

MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menorehkan capaian strategis dalam penguatan…

23 jam yang lalu

Perkuat UMKM Pertanian, Kementerian UMKM Dorong Akses Pasar dan Pembiayaan

MONITOR, Denpasar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor…

23 jam yang lalu