PARLEMEN

Kukuhkan Kota Cerutu, LaNyalla ‘Sentil’ Bupati Jember

MONITOR, Jember – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan bahwa di tengah pelambatan ekonomi global pemerintah daerah, utamanya bupati dan walikota harus mendorong dunia usaha untuk bekerja maksimal.

“Bagi saya, di tengah pelambatan ekonomi global saat ini, pemerintah daerah, utamanya bupati dan walikota harus mendorong dunia usaha untuk bekerja maksimal, dengan menciptakan iklim dunia usaha yang kondusif. Terutama mereka yang berorientasi ekspor,” kata Lanyalla dalam sambutannya di acara pengukuhan Jember sebagai Kota Cerutu, Minggu (24/11).

“Saya kok tidak melihat ibu bupati ya, atau yang mewakili. Yang ada justru kepala dinas dan pejabat dari provinsi Jatim ini. Ada yang aneh sih menurut saya,”sindirnya.

Dalam sambutannya, LaNyalla memberi apresiasi pada acara pengukuhan kota Jember sebagai kota cerutu. Karena selain bisa menjadi ikon kalender wisata, juga menjadi peluang bisnis berbasis produk cerutu.

Apalagi, sambung dia, acara tersebut juga dihadiri sejumlah buyer dari mancanegara. 
“Bahkan sudah diawali dengan sign contract dari beberapa buyer. Ini sejalan dengan target pendapatan pemerintah di sektor non migas sebesar 7,5 persen,” paparnya. Pemerintahan Presiden Jokowi sedang concern untuk menekan disparitas antara neraca impor dan ekspor Indonesia.

“Tentu hal ini harus menjadi atensi bagi daerah lain di seluruh Indonesia. Apalagi dari data yang saya baca, ekspor cerutu pada tahun 2018, menyumbang devisa sebesar 108 juta USD. Sebuah angka yang patut kita beri aplaus,” ujar LaNyalla disambut aplaus para tamu undangan.

Ditambahkan LaNyalla, sebagai wakil masyarakat dan daerah di tingkat pusat, DPD RI wajib mendukung dan mengawal, program di daerah yang memberi dampak positif bagi daerah. 

Terutama yang memberi nilai tambah bagi daerah, dan mampu memberi manfaat bagi pertumbuhan ekonomi daerah. “Bahkan saya meminta kepada seluruh anggota DPD, pada saat reses ke daerah Bulan Desember nanti, agar memasukkan ke dalam salah satu agenda anggota, untuk mendata dan memetakan, apa saja hambatan dunia usaha di daerah. Petakan dan identifikasi, lalu akan kita bawa ke Jakarta, untuk segera diselesaikan,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

2 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

3 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

17 jam yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

18 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

3 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

3 hari yang lalu