Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, Syarif,(dok: Asep/Monitor)
MONITOR, Jakarta – Tarik ulur pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI masih terjadi antara PKS dan Gerindra. Kedua partai politik (parpol) yang punya hak untuk mengusung cawagub ini, rupanya masih dihadapkan dengan persoalan calon yang akan diajukan ke DPRD DKI untuk dipilih.
Belakangan ini, Partai Gerindra mengusulkan empat calon baru kepada PKS. Gerindra menyatakan empat nama itu dikirim karena mandeknya proses politik pemilihan cawagub DKI.
Dengan dikirimnya empat nama itu, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta, Syarif, meminta PKS mencoret satu nama calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diajukan PKS. Hal itu untuk memberi ruang kepada satu dari empat nama yang telah Gerindra ajukan.
“PKS segera memutuskan satu nama jadi untuk cawagub. Satu PKS, satu Gerindra,” kata Syarif di DPRD DKI, Selasa (19/11/2019).
Syarif tak bisa memastikan siapa nama cawagub DKI yang akan dicoret. Demikian juga dengan nama dari Partai Gerindra yang akan dimasukkan ke dalam daftar itu. “Kami masih menunggu,” ujarnya.
Diketahui keempat nama tersebut adalah Anggota Dewan Penasehat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ariza Patria dan Sekretaris Daerah DKI Saefullah.
Hingga kini pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno berhenti. Sebelumnya PKS telah mengajukan dua nama yaitu Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto ke DPRD DKI. Namun pemilihan keduanya terus terhambat karena proses lobi politik PKS yang tak cukup kuat.
Sebelumnya anggota fraksi PKS Abdurahman Suhaimi menyatakan keputusan atas surat Gerindra tersebut masih di DPP. “Masih di DPP, fraksi belum dapat arahan,” ujarnya.
MONITOR, Tangerang Selatan - Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…
MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…
MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…