PARLEMEN

Bila Sesuai Perundang-Undangan, Pentolan Partai Gelora Dukung Penunjukan Ahok

MONITOR, Jakarta – Rencana Menteri BUMN Erick Tohir menunjuk mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok sebagai sebagai salah satu pimpinan di perusahaan plat merah milik Pemerintah terus menuai perhatian di ruang publik.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah misalnya. Ia menyayangkan ide wacana tersebut.

Harusnya, kata Fahri, Erick Tohir sebagai Menteri BUMN tidak memulai dengan orang peseorang. Tapi, harus dimulai dengan strategi dan ide dalam membangun perusahaan plat merah yang kuat kedepannya.

“Setrateginya apa? Baru orangnya dicari. Nah sekarang, dengan mempersoalkan orang perseorang, kalau orang bertanya padahal seharusnya kementerian BUMN dan pemerintah secara umum dalam memilih orang, serta harus ada kejelasan tentang status hukum orang tersebut,” kata Fahri usai menjadi narasumber dalam acara Forum legislasi di Media Center Gedung Nusantara III di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (19/11).

Apabila status hukumnya bersih, maka menurut mantan wakil ketua DPR RI itu, siapa pun yang ditunjuk, termasuk Ahok harus dibela oleh pemerintah supaya tidak menjadi bulan-bulanan.

“Itu lah yang saya katakan dari awal, tidak boleh ada diskriminasi terhadap orang yang memang secara hukum mendapatkan kepastian sesuai dengan Pasal 23 UUD 1945 bahwa setiap warga negara memiliki pesamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan. Jadi itu saja yang perlu kita jamin,” sebut dia.

Fahri sendiri menyatakan mendukung jika Ahok masuk ke BUMN. Namun dengan catatan, masuknya Ahok ke BUMN sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Kalau itu dia (pemerintah-red) bikin clear, belalah sudara Basuki dengan terbuka. Saya akan bela jika itu tidak ada kesalahan. Harus fair dong,” ujar salah satu inisiator Ormas Garbi itu.

“Semua orang di republik ini berhak mendapatkan hak-haknya. Nggak boleh orang selama-lamanya kita siksa,” pungkas Fah

Recent Posts

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

4 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

5 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

19 jam yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

20 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

3 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

3 hari yang lalu