POLITIK

Ganggu Investasi, Fadli Zon Minta Pemerintah Stop Eksploitasi Isu Radikalisme

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengingatkan pemerintah agar tidak terus menerus mengeksploitasi isu radikalisme dan terorisme. Menurutnya, kedua itu tersebut menghambat iklim investasi di Indonesia.

“Saya mencatat, sejak pemerintahan baru dilantik, ada dua isu yang terus-menerus diangkat oleh Presiden dan kabinetnya, yaitu radikalisme dan investasi,” tutur Fadli Zon, dalam keterangan tertulisnya di Twitter, Senin (18/11).

“Bagaimana kita akan bisa menggenjot investasi, atau membangun kepercayaan dunia luar, jika pejabat pemerintah kita tiap hari berisik mengeksploitasi isu radikalisme dan terorisme?” tambahnya.

Ia menuturkan, sejak awal Presiden Joko Widodo dan kabinetnya Indonesia Maju dilantik, dirinya sering mengingatkan agar pemerintah berhenti mengeksploitasi kedua itu tersebut karena dinilai kontraproduktf.

“Sejak awal saya ikut mengingatkan Pemerintah sebaiknya berhenti mengeksploitasi isu radikalisme, juga terorisme, karena bersifat kontraproduktif bagi kepentingan jangka pendek dan jangka panjang kita,” tegas Fadli Zon.

Alih-alih meredam radikalisme, Fadli Zon menilai sikap pemerintah dalam menghadapi isu tersebut justru kian mengundang antipati dan skeptisisme publik. Ia mencontohkan, di Amerika sendiri gaya “war on terror” yang kini tampak di Indonesia, sudah lama dikritik dan dikoreksi.

“Saya khawatir, cara pemerintah serta aparat dalam mengatasi isu teror dan radikalisme yang masih menggunakan gaya “war on terror” ala Amerika saat menyikapi Tragedi WTC,” terangnya.

Recent Posts

Kemnaker Buka Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI hingga 22 November

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengumumkan pembukaan Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan…

29 menit yang lalu

Teken MoU, Kemenag dan Al-Azhar Buka Peluang Double Degree hingga Riset Bersama

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia dan Universitas Al-Azhar Asy-Syarif, Mesir, memperkuat kemitraan…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Tingkatkan Kewaspadaan di Tengah Situasi Timur Tengah

MONITOR, Jakarta - Menyikapi perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, Kementerian Haji…

14 jam yang lalu

Multatuli Justice Law Firm Lebak Dorong Kesadaran Hukum dan Akses Pendampingan bagi Masyarakat

MONITOR, Lebak — Multatuli Justice Law Firm hadir di Kabupaten Lebak, Banten, untuk memberikan pelayanan…

14 jam yang lalu

Disamarkan sebagai Makanan Ringan, 1.728 Kuda Laut Kering Digagalkan di Bandara RHF

MONITOR, Tanjungpinang - Sebanyak 1.728 ekor kuda laut kering dengan berat total 6,5 kilogram ditemukan…

22 jam yang lalu

Sambut Andrea Bocelli, Hery Haryanto Azumi: Musik Bisa jadi Jembatan Peradaban di Tengah Konflik Global

MONITOR, Jakarta - Musik dapat menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa dan budaya ketika dunia diwarnai…

3 hari yang lalu