PARLEMEN

Desak Pemerintah Cegah Serangan Israel, Puan Maharani: Kecaman saja tak cukup

MONITOR, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah konkrit dalam rangka mencegah serangan Israel ke Jalur Gaza, Palestina. Puan menilai, kecaman atas serangan Israel saja tidak cukup.

Ia mengatakan, Indonesia harus berinisiatif menggalang solidaritas sesama negara muslim untuk menekan Israel agar mematuhi penyelesaian damai Palestina berdasarkan konsep two – state solution.

“Kemarin waktu ketemu Menlu Maroko, saya menekankan pentingnya dukungan terhadap negara Palestina dengan meningkatkan solidaritas sesama negara muslim,” ujar Puan menceritakan pengalamannya bertemu Menlu Maroko Nasser Bourita di Jakarta, pada 28 Oktober 2019 lalu.

Politikus PDI Perjuangan ini juga meminta pemerintah memanfaatkan posisinya sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB yang menjadi bagian dari proses perumusan kebijakan dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Hal itu sebagaimana mandat Piagam PBB.

“Angkat terus isu kemerdekaan Palestina dalam sidang-sidang di PBB sambal melobi negara-negara lain,” tegas dia.

Dalam kesempatannya itu, Puan mengingatkan bahwa Indonesia sudah mendukung kemerdekaan Palestina sejak masa Presiden Soekarno dulu. Prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif mewajibkan pemerintah Indonesia untuk bersikap pro-aktif membela dan menghapuskan adanya penjajahan di muka bumi sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

Pemerintah Indonesia sendiri telah mengecam serangan militer Israel ke Jalur Gaza. Serangan tersebut diketahui telah menyebabkan sedikitnya 34 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak meninggal dunia.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

10 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

11 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

17 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

20 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

21 jam yang lalu