Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Edi Junaedi
MONITOR, Jakarta – Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) DKI Jakarta saat ini masih terus dibahas DPRD dan Pemprov DKI. Disaat santernya pembahasan KUA-PPAS tersebut, muncul kabar kalau Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Edi Junaedi mundur dari jabatan.
Tak hanya itu, kabar pun menyeruak, kalau mundurnya Edi dari jabatan Kadisparbud ada kaitannya dengan pengajuan influencer yang diajukan dalam KUA-PPAS senilai Rp 5 miliar.
Anggaran itu akan digunakan untuk membayar lima influencer dengan tugas mempromosiikan wisata dan kebudayaan DKI Jakarta kepada warganet yang menjadi pengikutnya (followers).
Setelah diekspos media, anggaran ini menjadi heboh, bahkan viral di media sosial yang akhirnya anggaran ini dicoret dewan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, hanya menjawab singkat.
“Dia mundur, atas permintaan sendiri,” katanya.
Edy sendiri hingga berita ditayangkan, belum dapat dikonfirmasi lebih lanjut.
MONITOR, Jakarta - Proses pelepasan tiga jenazah korban kecelakaan pesawat air surveillance PK THT di…
MONITOR, Jakarta - Indonesia terlibat langsung dalam upaya perdamaian Gaza dengan ditandatanganinya piagam Board of…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil merespons positif adanya Pro dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) dan Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) mengampanyekan pentingnya pencatatan…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyampaikan bahwa pemulihan infrastruktur digital…
MONITOR, Jakarta Selatan - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla menyebut sekitar 75…