PARLEMEN

Setjen MPR Menerima Delegasi IAIN Purwokerto

MONITOR, Jakarta – Bertempat di Ruang GBHN Lt.2,  Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, 22 Oktober 2019, ratusan mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Purwokerto diterima oleh Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono, Kabiro Humas Siti Fauziah, dan Kabag Pemberitaan, Hulembaga, dan Informasi Mohammad Jaya.

Delegasi yang dipimpin oleh Dr. Ahmad Sidiq berkunjung ke MPR disebut selain untuk bersilaturahmi juga untuk menambah wawasan akademik mereka.

“Dengan hadir di sini akan menambah wawasan selain di kampus”, ujarnya. “Di sini sangat tepat untuk belajar ilmu tata negara”, tambahnya.

Ahmad Sidiq berharap kedatangannya bisa membawa manfaat bagi kampusnya yang berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, itu.

Dalam pertemuan, Ma’ruf Cahyono memaparkan kedudukan lembaga-lembaga negara yang ada dalam konstitusi. Disebut lembaga negara seperti MPR, Presiden, DPR, DPD, MA, BPK, selepas UUD Tahun 1945 berbeda dengan sebelum UUD diamandemen.

“Dulu ada istilah lembaga tertinggi dan lembaga tinggi”, ujarnya. “MPR tak seperti dahulu lagi”, ucapnya.

Selepas UUD diamandemen, lembaga-lembaga negara menjadi setara. Membedakan lembaga-lembaga negara itu menurut Ma’ruf Cahyono adalah fungsinya.

“Sekarang kedudukan lembaga negara adalah horizontal fungsional”, ujarnya.

Fungsi yang ada dicontohkan seperti DPR berfungsi membuat undang-undang. Dalam masalah fungsi, sistem tata negara menghendaki tak ada duplikasi. Mengetahui fungsi masing-masing lembaga negara inilah yang menurut Ma’ruf Cahyono merupakan inti dasar bila ingin belajar tata negara.

Terkait MPR, Ma’ruf Cahyono menyebut bahwa lembaga negara ini sekarang memiliki 10 pimpinan.

Sepuluh pimpinan menurutnya diatur dalam UU Tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Sepuluh pimpinan itu mempunyai tugas masing-masing, seperti tugas Sosialisasi Empat Pilar, kajian tata negara dan konstitusi, peninjauan Ketetapan MPR, dan penyerapan aspirasi masyarakat.

“Supaya lembaga negara ini mempunyai kinerja maksimal dan mampu merespon dinamika masyarakat”, tuturnya.

MPR Periode 2019-2024, dikatakan anggotanya bertambah. Anggota MPR merupakan gabungan dari anggota DPR dan DPD.

“Hadirnya provinsi baru, Kalimantan Utara, juga membuat jumlah anggota MPR bertambah”, paparnya.

MPR dikatakan mempunyai alat kelengkapan yakni Badan Sosial, Badan Pengkajian, Badan Anggaran, dan Komisi Kajian Konstitusi. Lembaga itu ada menjalankan amanat UUD, undang-undang, dan peraturan tata tertib. “Supaya tugasnya konstitusional”, ucapnya.

Badan-badan itu ada yang bertugas menjalankan Sosialisasi Empat Pilar, melakukan kajian tata negara, dan penganggaran.

Disampaikan kepada mahasiswa yang berjaket hijau tersebut, bahwa proses atau dinamika konstitusi itu berputar. Sekarang dalam konstitusi tidak ada pasal yang menyebut mengenai haluan negara dan tidak adanya utusan golongan di MPR. “Hal demikian sekarang ingin dihidupkan atau diadakan kembali”, ungkapnya.

Kabiro Humas Siti Fauziah dalam kesempatan yang sama memberi gambaran mengenai hal-hal yang ada di Komplek Parlemen seperti mengenai Gedung Nusantara. Disampaikan kepada mereka, MPR selama ini melakukan Sosialisasi Empat Pilar dengan berbagai macam metoda seperti lewat training of trainers, focus group of discussion, lomba cerdas cermat, legal drafting, debat konstitusi, outbound, seni dan budaya, bahkan lewat ceramah-ceramah tokoh agama. 

“Kita melakukan sosialisasi lewat pertunjukan wayang dan seni budaya daerah lainnya,” terangnya

Recent Posts

745 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Nusantara Saat Libur Paskah 2026

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT)…

6 jam yang lalu

Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan penguatan…

8 jam yang lalu

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN-TKA 2026, Kemenag Dorong Transformasi Evaluasi Pendidikan Islam

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) resmi menggelar Asesmen Nasional (AN) yang terintegrasi dengan Tes Kompetensi…

9 jam yang lalu

Monitoring Kebun Jagung Kemitraan GNTI, Persiapan Panen Raya 1.500 Hektare

MONITOR, Pesawaran - Tim program kemitraan Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) melaksanakan kegiatan monitoring kebun…

11 jam yang lalu

69 Ribu Santri Ikuti UAN PKPPS 2025/2026, Kemenag Tekankan Integritas dan Transformasi Digital

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama mulai melaksanakan Ujian Akhir Nasional (UAN)…

12 jam yang lalu

Maxim Perluas Program Penghargaan Pengemudi, Dorong Kualitas Layanan Transportasi Online

MONITOR, Jakarta — Platform transportasi online Maxim terus memperkuat program penghargaan bagi mitra pengemudi terbaik…

12 jam yang lalu