Jokowi Diminta Cermati Rekam Jejak dan Pengalaman Kerja Calon Menteri

Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (dok: KSP)

MONITOR, Jakarta – Presiden Jokowi disarankan banyak kalangan untuk cermat dalam memilih menteri yang akan mengisi kabinet periode kedua nanti. Salah satunya, masukan tersebut muncul dari anggota DPR RI Putra Nababan.

Putra menyarankan, Jokowi agar jeli dalam melihat track record atau pengalaman kerja dari calon yang akan dipilihnya nanti. Dengan memiliki pengalaman, diharapkan nantinya mampu menggerakan birokrasi dan mensinergikan kementerian yang dipimpinnya dengan kementerian lain.

“Presiden Jokowi telah dipercaya oleh rakyat untuk kedua kalinya memimpin negeri ini. Saya yakin beliau mampu membentuk kabinetnya dan memilih para menteri yang akan membantunya dalam lima tahun kedepan, karena beliau telah memiliki pengalaman sebelumnya,” kata Putra Nababan, belum lama ini di Kompleks Parlemen Senayan.

Putra menambahkan, dalam menentukan menteri, tidak hanya dilihat dari background atau latar belakang disiplin ilmu orang tersebut, namun bagaimana orang tersebut mampu menggerakan birokrasi, mampu menggerakan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di dalamnya. Sehingga bisa bersinergi dengan kementerian lainnya.

“Pastilah Presiden memilih Menteri berdasarkan latar belakangnya, misalnya seorang Menkominfo yang berlatar belakang wartawan. Mungkin latar belakangnya sudah benar, tapi apakah dia bisa bisa menggerakan birokrasi untuk mencapai suatu tujuan. Begitupun dengan latar belakang pendidikan. Pendidikan perlu menjadi pertimbangan Presiden dalam menentukan atau memilih menteri. Namun menurut saya, track record atau latar belakang pengalaman kerja orang tersebut lebih penting,” tukasnya.