Kamis, 16 April, 2026

Mahasiswa S2 UNPAM Gelar PKM di Pesantren Al-Kaffah, Dorong Etika Digital dan Organisasi Santri di Era Gadget

MONITOR, Tangerang — Mahasiswa Program Pascasarjana S-2 Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (UNPAM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan PKM yang digelar di Pondok Pesantren Al-Kaffah, Curug, Tangerang, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini menjadi implementasi nyata visi UNPAM sebagai institusi pendidikan yang humanis dan religius, dengan menjembatani teori akademik dan realitas sosial. PKM juga menjadi sarana berbagi ilmu yang berfokus pada inovasi dan pemberdayaan berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi tantangan literasi digital di tengah perkembangan zaman.

Mahasiswa kelas 01MPDE001 kelompok 3 yang terdiri dari Yanuarius Manggur, Sahri Robi, Muhammad Hilmy Naufal, Arkayah Pachelina, Fauziah Syafira Alfaini, Keken Thalia, dan Poppy Octamelinia menjadi pelaksana kegiatan ini. PKM berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh para santri serta santriwati sebagai peserta.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, Dr. Yulita Puji Lestari, S.H., M.H., Koordinator PKM mahasiswa Dr. Sri Utaminingsih, S.Pd., S.H., M.M.Pd., M.H., serta dosen pendamping Dr. Lili Nurlaili, M.Ed., dan Dr. Imas Masriah, S.Pd., M.Pd. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan penampilan hadroh yang menambah nuansa religius.

- Advertisement -

Pendiri Pondok Pesantren Al-Kaffah, Abi Hibar Muhamad Sholeh, S.E., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi para santri.

“Kami mengapresiasi para mahasiswa yang telah memilih pesantren ini sebagai lokasi PKM. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi para santri dalam menghadapi tantangan era digital,” ujarnya.

Senada, Dr. Yulita Puji Lestari juga mengapresiasi kesiapan mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan PKM dengan baik dan cepat.

Ketua kegiatan PKM, Ilwandi, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini berjalan lancar serta mampu membangun kerja sama yang baik dalam menciptakan generasi yang melek digital.

Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah “Smart People Smart Ethics: Seni Berorganisasi dalam Genggaman Gadget.” Tema tersebut menekankan pentingnya penggunaan gadget secara bijak, sehat, dan produktif di kalangan pelajar.

Dalam sesi pemaparan materi, Yanuarius Manggur menegaskan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan dan etika dalam organisasi.

“Smart people tanpa smart ethics dapat menimbulkan masalah dalam organisasi. Namun, kombinasi keduanya akan menciptakan organisasi yang produktif, sehat, dan berintegritas di era digital,” jelasnya.

Sementara itu, Sahri Robi menyoroti peran gadget sebagai alat yang memiliki dua sisi.

“Gadget adalah alat, maka kitalah yang menentukan apakah ia menjadi sumber kekuatan atau sumber masalah dalam organisasi kita,” katanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap para santri dapat lebih memahami pentingnya etika dalam komunikasi digital serta mampu memanfaatkan gadget secara positif dalam kegiatan organisasi.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Universitas Pamulang dan Pondok Pesantren Al-Kaffah dalam mencetak generasi muda yang unggul, tidak hanya dalam aspek pengetahuan, tetapi juga dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER