POLITIK

Kolonel Hendi Dicopot, Ini Peringatan Denny Siregar kepada Istri Pejabat

MONITOR, Jakarta – Karena nila setitik, rusak susu sebelanga. Peribasa itu tepat mewakili Dandim 147/Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi yang baru-baru ini dicopot dari jabatannya oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.

Karir Kolonel Hendi rusak gara-gara postingan nyinyir istrinya, Irma Zulkifli Nasution (IPDN), terkait peristiwa penusukan Menko Polhukam Wiranto. Akibatnya, TNI Angkatan Darat mengambil keputusan untuk mencopot jabatan Hendi.

“Sehubungan dengan beredarnya posting-an di sosial media menyangkut insiden yang dialami oleh Menko Polhukam, maka Angkatan Darat telah mengambil keputusan. Pertama, kepada individu yang juga merupakan istri dari anggota TNI AD, yang pertama berinisial IPDN, dan yang kedua adalah LZ,” ujar Andika di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10).

Menanggapi hal ini, Penggiat sosial media Denny Siregar ikut angkat bicara. Ia mengingatkan agar para istri pejabat publik baik Menteri, Direksi BUMN, ASN, TNI hingga Polisi berhati-hati dalam melontarkan statemen di ruang publik.

Bahkan ia juga memperingatkan mereka untuk berhenti mengikuti ceramah para ustadz yang dianggap menyesatkan. Denny menegaskan, Negara saat ini tengah gencar melawan radikalisme, sehingga jangan sampai kalangan mereka justru mendukung sel-sel radikalisme di negeri sendiri.

“Para istri TNI, istri Polisi, istri Menteri, istri pejabat, istri Direktur BUMN, istri ASN, mulai sekarang keluarlah dari pengajian-pengajian yang ustadnya menyesatkan. Sebelum apa yang diperjuangkan suamimu dari bawah, hancur karena perilaku kalian,” ujar Denny mengingatkan, Sabtu (12/10).

“Negara sekarang sedang perang akbar melawan radikalisme!” tukasnya.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Indonesia Berdaulat dan Makmur

MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…

2 jam yang lalu

Mahasiswa KKN Nusantara Dorong Tata Kelola Masjid di Leuwidamar

MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…

3 jam yang lalu

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

1 hari yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

1 hari yang lalu

Hari Kemerdekaan: Masihkah Dua Puluh Persen untuk Pendidikan

Maria Ulfa(Dosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)…

1 hari yang lalu

Pesta Rakyat HUT Ke-81 RI di Monas Jadi Panggung Perkuatan Ekonomi UMKM

MONITOR, Jakarta — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimeriahkan salah satunya…

2 hari yang lalu