Didera Konflik Internal, PPM Ogah Diintervensi LVRI

79
Ketua Umum PPM Syamsudin Siregar (foto: Asep)

MONITOR, Jakarta – Organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) kini sedang dilanda konflik internal. Menyusul adanya dualisme kepemimpinan di tubuh organisasi anak veteran ini.

Ketua Umum PPM dibawah pimpinan Samsudin Siregar mengatakan, kalau dirinya adalah Pimpinan PPM yang sah dengan menggantikan posisi Abraham Lunggana alias Haji Lulung yang mengundurkan diri.

“Saya akan memperkarakan PPM Ilegal. Karena Ketua Umum PPM yang sah dibawah kepemimpinan saya yang menggantikan Haji Lulung melalui musyawarah nasional (Munas) PPM ke X,” tegas Samsudin dalam keterangan tertulis kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/10).

Samsudin pun menegaskan, PPM dibawah komandonya mengantongi SK Menkumhan Nomor AHU-0000808.AH.01.08.Tahun 2019 tentang Persetujuan Perubahan Badan Hukum Perkumpulan Pemuda Panca Marga. SK ditandatangani Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Cahyo Rahadian Muzhar pada 9 September 2019.

Dalam SK Menkumham tersebut juga disetujui pimpinan PPM, masing-masing Samsudin Siregar (Ketua Umum), Abdillah Karyadi (Sekretaris), Muh Roy Harmiki Siregar (Bendahara) dan H Lulung AL (Dewan Paripurna Nasional).

Samsudin sendiri terpilih secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum PPM dalam Munas Pemuda Panca Marga X di Hotel Best Western Plus, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/9) malam.

Politisi Partai Hanura tersebut menggantikan posisi Haji Lulung yang mendadak mengundurkan diri pada Kamis (5/9) lalu.

“Kami minta stop mengacak-acak PPM. PPM yang saya pimpin yang sah karena sudah mengantongi SK Menkumham. Kami akan menempuh jalur hukum apabila mereka tak menggubris imbauan ini,” imbau Samsudin

Samsudin juga mendesak sejumlah pihak untuk tidak mengaku-ngaku pengurus PPM karena bisa memecah belah organisasi.

Anggota Komisi III DPR periode 2014-2019 ini menegaskan, AD/ART antara PPM dan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) adalah berbeda. Sehingga, sejatinya LVRI tidak bisa melakukan intervensi organisatoris.

“Pembina kami adalah Panglima TNI,” tegas Samsudin.

Samsudin mengharapkan, LVRI sebagai ‘orangtua’ tetap membimbing PPM dengan sebaik-baiknya.

Diketahui, hari ini LVRI melantik Berto Izaak Doko sebagai Ketua Umum Pimpinan PPM.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum LVRI Letjen TNI (Purn) Rais Abin.

Usai dilantik, Berto dan pimpinan baru PPM membacakan sumpah setia PPM. Berto terpilih melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa PPM di Hotel Ibis, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/9) lalu.