PDIP Janji Bakal Segera Umumkan Nama Ketua DPRD DKI

Ketua Fraksi PDIP DPRD Jakarta Gembong Warsono (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – PDI Perjuangan rupanya tak ingin disebut partai yang menghambat proses kinerja DPRD DKI. Oleh karenanya, PDIP memastikan akan mengumumkan siapa figur Ketua DPRD DKI saat paripurna pengumuman pimpinan DPRD DKI devinitif, Kamis (3/9) mendatang.

“Jadwal paripurna hari Kamis. Melihat perkembangan partai sangat memungkinkan Kamis sudah diumumkan (nama Ketua DPRD). Saya Haqqul Yakin akan hal itu,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (1/10).

Gembong pun membantah tudingan sejumlah fraksi di DPRD DKI bahwa PDIP menghambat kinerja dewan terkait lambannya penyerahan nama pimpinan dewan. “Bagaimana mau dicap menghambat. Kalau menghambat ketika paripurna belum menyerahkan nama, ini kan namanya akan diumumkan pada Kamis atau bersamaan dengan Rapat Paripurna pelantikan pimpinan dewan,” ujar Gembong.

Menurut Gembong, PDIP punya hitung-hitungan tersendiri kapan akan menyerahkan nama Ketua DPRD DKI. Karena itu lebih memilih momentum yang tepat untuk diumumkan ke publik. “PDIP akan mengeluarkan nama saat momentum yang tepat. Mengenai kapannya hanya PDIP yg tahu,” kata Gembong.

“Insya Allah PDIP tidak akan ketinggalan dan tidak akan mendahului. Dibelakang bukan berarti ketinggalan, di depan bukan berarti mendahului,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah fraksi menuding PDIP menghambat kinerja dewan lantaran belum juga mengumumkan nama pimpinan dewan.

“Kita tidak bisa menunggu lama-lama Demokrat dan PDIP untuk menyampaikan nama-nama pimpinan dewan dan fraksi karena banyak agenda kerja yang harus jalan, kita sepakati saja, Kamis (3/10/2019) pimpinan dewan definitif untuk segera diumumkan,” ujar anggota Fraksi Gerindra, Inggard Joshua.

Inggard beralasan dengan berjalannya waktu, tugas-tugas dewan sebagai wakil rakyat akan semakin banyak. “Setelah penetapan pimpinan dewan definitif kan kita masuk dalam pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Beres membentuk AKD kita masuk pada pembahasan RAPBD 2020 yang kemudian masuk reses yang dilanjutkan lagi dengan melanjutkan proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta,” terangnya.

Fraksi Golkar juga sepakat kalau pengumuman pempinan dewan definitif segera dilakukan. “Apalagi Mendagri tidak mempersalahkan pimpinan definitif itu hanya dari tiga partai. Maka ya jalan aja yang terpenting kita di dewan ini kerja untuk memperjuangkan kepentingan rakyat Jakarta,” pungkas Jamaludin anggota Fraksi Partai Golkar DPRD DKI.