MONITOR, Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta meminta pihak kepolisian merehabilitasi atau membersihkan nama baik Pemprov DKI atas tudingan adanya mobil ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang membawa batu dan bensin untuk para pendemo.
Padahal fakta yang terjadi tidak ada mobil ambulans milik Pemprov DKI yang membawa batu dan bensin.
“Kami minta ada rehabilitasi nama baik institusi Pemprov DKI Jakarta termasuk jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.
Widyastuti, mengatakan pada saat aksi demo terjadi memang ada ambulan yang sedang di terjunkan kelapangan untuk memberikan dukungan medis. Bukan untuk melakukan hal lain-lain.
“Kami memastikan juga bahwa jajaran Pemprov dan Dinas Kesehatan DKI selalu akan mendukung kegiatan masyarakat yang dalam jumlah besar. Kami selalu akan berpartisipasi menyediakan dukungan kesehatan saat ini dan seterusnya ke depan,” tambahnya.
Terakhir, Widyastuti juga meminta agar ambulans tersebut berikut supirnya dipulangkan.
“Memohon pemulangan tim medis kita yang kemarin telah dimintai keterangan oleh pihak Polda Metro Jaya,”pungkasnya.
Seperti diketahui, pihak Polda MetroJaya akhirnya mengakui adanya kesalah pahaman soal mobil ambulans yang diduga membawa batu dan bensin saat unjuk rasa mahasiswa di kawasan DPR.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/9/2019).
MONITOR, Tangerang Selatan - Bertambahnya jumlah guru besar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif…
MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)…
MONITOR, Bekasi – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa data Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyoroti kebijakan pelibatan TNI dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi sistem merit yang lebih transparan,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…