Categories: ENERGI

Wamen Arcandra Resmikan 6 Penyalur BBM Satu Harga di Kepulauan Nias

MONITOR, Kep.Nias – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar meresmikan 6 lembaga penyalur BBM Satu Harga yang dipusatkan di Gunung Sitoli, Kepulauan Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (26/9). Lembaga penyalur BBM Satu Harga yang dilakukan oleh Wamen Arcandra ini merupakan titik ke 152 hingga 157, dari total 170 titik yang akan dibangun tahun ini.

Adapun yang diresmikan hari ini adalah 2 Penyalur BBM 1 Harga di Kecamatan Lolowau dan Kecamatan Lahusa, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara; 1 penyalur di Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat; 1 penyalur di Kecamatan Safan, Kabupaten Asmat, Papua; 1 penyalur di Kecamatan Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara; dan 1 Penyalur BBM 1 Harga Kecamatan Pulau Leti, Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku

“Peresmian 6 lembaga penyalur BBM Satu Harga ini berlokasi di Kepulauan Nias Selatan, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Asmat, Kabupaten Kepulauan Sula dan Kabupaten Maluku Barat Daya,” jelas Arcandra.

Arcandra menjelaskan bahwa program BBM Satu Harga merupakan implementasi arahan Bapak Presiden dan upaya nyata dari Pemerintah untuk mewujudkan sila ke 5 Pancasila.

“Kenapa Kita mencanangkan program BBM Satu Harga, ini sesuai dengan amanat Bapak Presiden di awal pemerintahan, Beliau mencanangkan membangun dari pinggiran, salah satu tantangan pembangunan di pinggiran adalah penyediaan sumber energi yang terjangkau untuk seluruh masyarakat,” imbuhnya.

BBM Satu Harga, menurut Arcandra, merupakan sarana untuk menggerakkan ekonomi masyarakat setempat, sehingga akan memberikan multiplier effect terhadap kemandirian ekonomi di daerah. Selain itu, BBM Satu Harga juga membuktikan negara hadir di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sehingga masyarakat yang tinggal di wilayah 3T mendapatkan akses BBM yang sama seperti dengan masyarakat yang tinggal di Pulau-pulau besar seperti Jawa, Bali dan Sumatera.

Sebelumnya, untuk Kepulauan Nias sensiri telah dibangun 6 lembaga penyalur BBM 1 harga, dengan rincian 2 penyalur di tahun 2017 dan 4 penyalur di tahun 2018.

Secara nasional, dari tahun 2017 sampai akhir 2019 akan dibangun 170 titik penyalur BBM Satu Harga, dimana pada tahun 2017 telah dibangun 57 penyalur dan 74 penyalur telah dibangun di tahun 2018.

Untuk 2019, ditargetkan sebanyak 39 Lembaga Penyalur akan beroperasi, 38 Lembaga Penyalur oleh PT Pertamina (Persero) dan 1 Lembaga Penyalur oleh PT AKR Corporindo Tbk. Hingga saat ini penyalur BBM Satu Harga yang telah beroperasi adalah sebanyak 167 penyalur.

Recent Posts

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden…

9 jam yang lalu

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas…

12 jam yang lalu

Soal Usul Pasien TBC Jadi Penerima MBG, Legislator Ingatkan Agar Ada Kajian Komprehensif

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadimempertanyakan komitmen Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian vaksin…

13 jam yang lalu

UIN Jakarta Tuan Rumah AIUA 2026: Mengintegrasikan Sains, Teknologi, dan Perdamaian dalam Pendidikan Tinggi Islam Global

MONITOR, ​Jakarta — UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi menjadi tuan rumah International Seminar and The…

13 jam yang lalu

Dugaan Permainan Politik Tingkat Tinggi, IPW Desak Kepastian Hukum Kasus Roy Suryo dan dr Tifa cs

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menilai terdapat sejumlah kejanggalan…

19 jam yang lalu

Menaker: Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Organisasi Pekerja Kunci Penguatan Daya Saing Tenaga Kerja

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan…

20 jam yang lalu