Aksi Demonstrasi Mahasiswa Tolak RUU KPK dan RUU KUHP, di Depan Gerbang DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (23/9). Foto: Monitor.co.id
MONITOR, Jakarta – Kapolres Jakarta Pusat (Jakpus) Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sekitar 200 orang pelajar yang melakukan aksi di depan gedung DPR RI, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (25/9).
Harry mengatakan, pelajar STM yang ingin berdemo hari ini datang dari berbagai daerah seperti Tangerang, Karawang, Bekasi, dan Bogor.
Diungkapkan Harry, kedatangan para pelajar STM ini belum diketahui motif dan tujuannya melakukan aksi di depan gedung perwakilan rakyat.
“Ketika ditanyakan apa tujuannya, mereka mengaku mendapatkan pesan berantai untuk datang ke DPR,” ujar dia.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelajar atau massa aksi yang hingga saat ini berdatangan merupakan masa bayaran.
“Ada yang mengatakan bahwa mereka dibayar 40 ribu per-orang untuk ikut aksi di DPR,” kata salah seorang warga di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan informasi mengenai adanya bayaran terhadap massa yang berada di DPR belum dapat dipastikan mengenai kebenarnya.
MONITOR, Tangerang Selatan - Bertambahnya jumlah guru besar di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif…
MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)…
MONITOR, Bekasi – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa data Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyoroti kebijakan pelibatan TNI dalam…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi sistem merit yang lebih transparan,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…