Politikus Partai Gerindra, Rachel Maryam
MONITOR, Jakarta – Politikus Gerindra Rachel Maryam mendesak agar pemerintah bertanggung jawab penuh atas bergulirnya wacana pengesahan RUU KUHP. Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo belum lama ini meminta DPR agar menunda pengesahan RKUHP tersebut.
Jokowi juga mengatakan, ada sejumlah pasal yang dinilai bermasalah dan harus dikaji kembali berdasarkan aspirasi masyarakat. Mengenai hal ini, Rachel pun menilai bahwa keputusan pemerintah semacam dagelan.
“Dagelan gak sih. RUU KUHP itu usulan pemerintah. Pemerintah yang mau dan Jokowi adalah pimpinan tertinggi pemerintah,” kata Rachel Maryam dalam keterangannya, Senin (23/9).
Rachel pun meminta agar Jokowi tak hanya menunda keputusan pengesahan RUU KUHP, melainkan harus menarik dan membatalkannya. Ia menilai, sikap pemerintah saat ini hanya basa-basi belaka.
“Mustinya kalau memang merasa RUU ini bermasalah, Jokowi minta RUU ini ditarik saja oleh pemerintah, dibatalkan. Bukan hanya ditunda. Basa basi aja,” tukas Rachel Maryam.
MONITOR, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua…
MONITOR, Bogor - Pembangunan sektor agro-maritim Indonesia harus berakar pada nilai-nilai Qur’ani yang terintegrasi antara…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama kembali menggelar Program Salat Tarawih…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyampaikan tiga poin instruksi strategis bagi…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyampaikan duka cita mendalam sekaligus…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia mempertegas komitmennya dalam membawa pendidikan Islam ke panggung…