PDIP Masih Ngarep Calon Wagub DKI Tak Hanya dari PKS

101
Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Fraksi PDIP DKI Jakarta diam-diam punya keinginan soal calon Wakil Gubenur (cawagub) yang diusulkan. Ternyata fraksi yang punya jumlah kursi 25 di DPRD DKI ini berharap cawagub yang diusulkan untuk dipilih merupakan keterwakilan figur yang mewakili Partai Gerindra dan PKS sebagai partai pengusung.

“Calon yang diusulkan saat ini kan semuanya orang PKS. Nah kami di PDIP inginnya ada keterwakilan dari Gerindra juga, biar lebih berwarna,” ungkap Ketua Fraksi PDIP Jakarta Gembong Warsono kepada MONITOR, di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Oleh karenanya, Gembong pun berharap kalau nanti ada calon alternatif ataupun calon baru yang diusulkan, para calon wagub tersebut bisa diperkenalkan oleh PKS dan Gerindra bersama-sama.

“Kalau kemarin kan, dua calon yang diusulkan diperkenalkan hanya oleh PKS saja. Sementara Gerindra tidak turut memperkenalkan. Jadi kesan bahwa dua cawagub yang diusulkan milik PKS terlihat jelas. Padahal partai pengusung calon wagub itu PKS dan Gerindra,” terang Gembong.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua DPRD DKI sementara Pantas Nainggolan mengatakan, kalau proses pemilihan wagub tinggal dilanjutkan pada rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) yang selanjutnya diteruskan ke sidang paripurna untuk proses pemilihan.

“Dalam pembahasan tata tertib (tatib) DPRD periode 2019-2024 di pasal 40 dan 41 semuanya sudah beres bahwa proses pemilihan wagub tinggal melanjutkan di rapimgab yang selanjutnya dibawa ke paripurna,” jelasnya.

Seperti diketahui untuk calon Wagub DKI, PKS dan Gerindra sudah mengusulkan dua nama. Dan kedua-duanya adalah kader PKS. Mereka adalah Sekertaris DPW PKS Jakarta Agung Yulianto dan mantan Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.