Mobil mewah (Foto: Dok Warta.com)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengejar mobil mewah yang menunggak pajak. Diperkirakan, ada sekitar 1.000 mobil mewah yang menunggak pajak.
“Segi jumlah lumayan juga ya, kalau enggak salah, ada 1.000-an yang akan kita kejar, (harga mobil) di atas Rp 1 miliar,” ujar Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta, Faisal Syafruddin, Selasa (17/9).
⠀
Dia akan berkomunikasi dengan asosiasi dan komunitas mobil mewah yang ada di Jakarta.
⠀
“Ini kami nanti juga akan panggil asosiasi kendaraan mewah dan kita akan panggil juga asosiasi ikatan artis Indonesia, kita akan mem-PR-kan supaya mereka membayar kendaraan-kendaraan mewahnya supaya kita enggak lakukan door to door,” ucapnya.
Selain dengan komunitas, Pemprov DKI juga akan berkolaborasi dengan pihak kepolisian. Tujuannya untuk menindak dan menonaktifkan nomor kendaraan yang lebih dari 2 tahun menunggak pajak, serta melakukan razia kendaraan.
⠀
“Nanti kami bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dalam rangka pelaksanaan law enforcement apabila mereka tidak memanfaatkan kebijakan keringanan pajak 2019 ini,” ucap Faisal.
Faisal menuturkan, pajak kendaraan mewah cukup besar. Nilainya bisa mencapai ratusan juta bahkan hingga miliaran rupiah.
⠀
“Tidak hanya Rp 20 juta. Lamborghini itu hampir Rp 150 juta, Rolls Royce itu ratusan juta, hampir Rp 1 miliar. Ferrari itu hampir Rp 200 juta. Jadi pajaknya luar biasa. Jadi kami akan mengamankan potensi itu,” ucap Faisal.
MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…
MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…
MONITOR, Bali – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa Kredit…
MONITOR, Jakarta -Wakaf produktif perlu dikembangkan dari praktik filantropi keagamaan menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan,…