Infografik Kebakaran Hutan dan lahan monitor.co.id
MONITOR – Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah daerah menghasilkan kabut asap. Akibatnya, kualitas udara pun terganggu dan memburuk bagi kesehatan manusia.
Sejumlah Wilayah di Sumatera dan Kalimantan diselimuti kabut asap yang menyebabkan masalah kesehatan, pembatalan penerbangan, hingga jarak pandang yang menurun.
beberapa wilayah yang terdampak kabut asap diantaranya Kepulauan Riau, Jambi, Palembang, Banjarmasin Kalimantan Selatan,Palangkaraya, dan Kalimantan barat.
Berdasarkan data BNPB pada 15 September 2019, ada 2.862 titik panas. Untuk wilayah Kalimantan Tengah memiliki titik api (hotspot) terbanyak,yakni 954 titik. Kemudian, disusulKalimantan Barat 527 titik api;Sumatera Selatan 366 titik api;Jambi 222 titik api;Kalimantan Selatan 119 titik api,dan Riau 59 titik api.
Pemerintah Pusat melakukan bantuan dengan mengerahkan 9072 personel, 42 Helikopter, Hujan buatan, dan lain-lain Semua perlu bersinergi dan bekerja sama mulai dari gubernur, bupati, wali kota, camat, kades, lurah, dan semua tokoh masyarakat untuk memadamkan karhutla ini
Kabut asap bahkan meluas hingga ke Malaysia dan Singapura, di Malaysia sendiri Departemen pendidikan negara telah menutup lebih dari 409 sekolah. Penutupan dilakukan guna meminimalisir dampak buruk asap pada para pelajar.
MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…
MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…
MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…
MONITOR - Pakar kelautan sekaligus tokoh nasional, Prof Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pangan bukan sekadar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima…