BERITA

TNI Kerahkan Drone Pantau Titik Api Kebakaran Hutan di Riau

MONITOR, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus membantu dalam upaya pemadaman kebakaran hutan yang terjadi di Riau, Sumatera. TNI akan mengerahkan drone untuk memantau kebakaran. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, drone tersebut akan diterbangkan selama 24 jam.

“Drone ini akan diterbangkan 24 jam penuh untuk memantau. Api ini harus terus diamati karena siang dan malam beda. Kadang api padam saat siang, lalu malamnya menyala lagi,” kata Hadi, Senin (16/9).

Panglima TNI Jenderal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan langkah untuk menerbangkan drone di tengah Karhutla untuk mempercepat proses pemadaman. Rencana drone akan diterbangkan pada malam hari untuk memantau titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan.

Menurut Hadi, dengan menerbangkan drone pada malam hari, akan mempermudah memantau titik-titik api yang tidak terlihat pada siang hari.

“Dengan menggunakan drone akan mempermudah proses mitigasi lokasi kebakaran hutan, karena lokasi yang tidak terpantau pada siang hari dan sore hari dapat terlihat dengan jelas pada malam hari,” ujar Hadi usai meninjau Karhutla melalui pantauan udara menggunakan Helikopter milik TNI di Komplek Ladang Minyak Pertamina Hulu Energi Kampar, Pelelawan, Riau, Minggu (15/9).

Selain itu, mengirim drone untuk pantau titik api, TNI juga akan mengirimkan eskavator untuk memperluas parit dan menambah pompa beserta selang agar mempermudah petugas di lapangan dalam memadamkan serta menahan api.

Langkah ini diambil setelah menggelar analisa dan evaluasi bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Munardo di lokasi pemadaman di Riau.

“TNI dan Polri beserta seluruh stakeholder tidak akan tinggal diam untuk membantu mencegah terjadinya Karhutla. Saya juga telah menyampaikan kepada Kepala BNPB bahwa TNI akan menerbangkan drone,” ujar Hadi.

Recent Posts

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

3 menit yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

52 menit yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

2 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

2 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

2 jam yang lalu

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

5 jam yang lalu