BERITA

Kabar Duka BJ Habibie Meninggal Dunia Ternyata Hoaks

MONITOR, Jakarta – Pagi ini tersiar kabar di sosial media Facebook dan aplikasi pesan WhatsApp yang menyatakan Presiden RI ketiga, BJ Habibie, meninggal dunia. Sontak, sejumlah warganet langsung ramai-ramai menyebarluaskan informasi tersebut di jejaring media sosialnya.

Mengenai kabar ini, Asisten Pribadi BJ Habibie, Rubijanto, pun angkat bicara. Ia menegaskan kabar kabar meninggalnya Habibie hanyalah berita bohong alias hoaks.

“Pagi ini beredar berita Hoax. Beliau dalam keadaan aman terkendali. Terima kasih,” kata Rubijanto kepada wartawan, sebagaimana diwartakan Tempo, Selasa (10/9/2019).

Sebagaimana diketahui, berdasarkan informasi terakhir, suami dari Hasri Ainun itu tengah menjalani perawatan intensif di ruangan CICU lantai 2, Gedung Utama RSPAD sejak Senin, 2 September 2019.

Recent Posts

Kasus Fitnah Penjual Es Gabus, DPR Desak Sanksi Tegas dan Pemulihan Nama Korban

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menegaskan bahwa penyelesaian kasus dugaan fitnah…

6 jam yang lalu

Kemenperin dan ADB Perkuat Kerja Sama Pengembangan Semikonduktor Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus mempercepat pengembangan industri semikonduktor nasional sebagai bagian dari strategi…

8 jam yang lalu

TNI dan Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kepala Staf Umum TNI, Letjen TNI Richard Tampubolon, selaku Wakil Ketua I…

10 jam yang lalu

KKP Targetkan Empat Regulasi Hilirisasi Perikanan Rampung di 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan empat regulasi untuk memperkuat sektor hilir…

11 jam yang lalu

Kemenag dan TVRI Siapkan Konten Inspiratif untuk Ramadan 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menerima audiensi jajaran manajemen dan tim kreatif…

13 jam yang lalu

Tok! DPR Resmi Setujui Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

MONITOR, Jakarta - DPR RI secara resmi menyetujui calon Deputi Gubernur Bank Indonesia dalam Rapat…

14 jam yang lalu