PARLEMEN

CDI Gelar Pertemuan, Gus AMI : Ekonomi dan Religius Isu yang Sangat Strategis

MONITOR, Jakarta –Wakil Ketua MPR RI Dr. (HC) H. Abdul Muhaimin Iskandar M. Si mengapresiasi rencana Centrist Democrat Internasional (CDI) atau Koalisi Internasional partai-partai di seluruh dunia untuk menggelar pertemuan di Jakarta, pada Januari 2020 nanti.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Bilangan Jalan Raden Saleh, Jakarta Timur, Kamis (5/9) itu, pertemuan CDI akan membahas sejumlah agenda dari persoalan politik, ekonomi, sosial, hingga pertahanan keamanan yang nantinya juga akan dihadiri sejumlah pimpinan negara anggota CDI.

 “Tujuan kita bergabung ke dalam CDI adalah menjembatani kepentingan Indonesia di Eropa. Serta meningkatkan kerjasama antara Indonesia dengan negara anggota CDI lainnya,” kata Muhaimin dalam keterangan tertulisnya, saat menerima kunjungan  Sekretaris Jenderal CDI, Cesar Rossello, di Jakarta, Jumat (6/9).

“Salah satunya seperti pencabutan embargo minyak sawit asal Indonesia yang selama ini dilakukan oleh negara-negara di Eropa,” tambahnya.

Sementara itu, Cesar Rossello menjelaskan bahwa dalam pertemuan para anggota CDI juga akan menyampaikan nilai strategis pelaksanaan pertemuan tersebut baik bagi Indonesia.

Menurutnya, keragaman dan persatuan yang tumbuh di Indonesia bisa membuka mata dunia, bahwa keragaman tidak melulu harus diikuti dengan perpecahan. 

Tidak hanya itu, Rosello juga menyampaikan kepada Muhaimin yang akrab disapa Gus Ami ini, terkait denga keterlibatan Partai-partai di Indonesia dalam CDI memiliki makna yang sangat besar.

“Dengan begitu bisa melaksanakan peran Islam yang rahmatan lil alamin. Bukan Islam yang senantiasa dikaitkan dengan kekerasan dan terorisme. Ini akan membantu keberlangsungan kegiatan dialogis yang saling menguntungkan antara negara-negera Islam dan non muslim,” sebut Rosello.

Untuk diketahui, saat ini CDI memiliki jumlah anggota lebih dari 151 Partai Politik dari 70 negara di seluruh  Eropa, Afrika, Asia Tengah, dan Amerika Latin. Termasuk partai-partai berkuasa di 13 negara Eropa, seperti Jerman, Austria, Belgia, dan Hungaria.

Recent Posts

Kemenag Cairkan BSU 2025 untuk 211 Ribu Guru Madrasah Non ASN

MONITOR, Jakarta - Kabar baik datang dari Kementerian Agama di awal 2026. Bantuan Subsidi Upah…

1 jam yang lalu

Adik Jadi Tersangka KPK, Ketum PBNU Pastikan Tak Intervensi Kasus Haji

MONITOR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil…

15 jam yang lalu

Gus Yaqut Tersangka Kasus Kuota Haji, Kuasa Hukum: Kami Hormati Proses Hukum di KPK

MONITOR, Jakarta - Penasihat hukum mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), angkat…

16 jam yang lalu

Tiba di Gaza, EMT MER-C ke-12 Langsung Kunjungi Klinik GWB

MONITOR, Gaza – Sudah tiba di Jalur Gaza, dua relawan Emergency Medical Team (EMT) MER-C…

16 jam yang lalu

KPK Ingatkan Kemenkum, Zona Integritas Jangan Hanya Formalitas

MONITOR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan pembangunan Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan syarat…

17 jam yang lalu

Sembuhkan Luka Batin, Penyuluh Agama Gelar Trauma Healing di Bireuen

MONITOR, Jakarta - Tawa anak-anak terdengar di sudut Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Di tengah…

18 jam yang lalu