KEUANGAN

Resmikan MPN G3, Sri Mulyani Sebut Bayar Pajak Semudah Beli Pulsa

MONITOR, Jakarta – Kementerian Keuangan RI meresmikan Modul Penerimaan Negara Generasi Ketiga (MPN G3) yang merupakan sistem informasi penerimaan pembayaran pajak dan penerimaan negara bukan pajak di Aula Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jumat (23/8).

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, dengan sistem MPN G3 yang baru ini, pihaknya yakin untuk membayar pajak akan semudah dan secepat membeli pulsa.

“Saat ini pembayaran pajak selain dapat dilakukan melalui bank persepsi, telah dapat juga dilakukan melalui pelaku fintech dan e-commerce seperti Tokopedia, Finnet Indonesia, dan Bukalapak. Sehingga total bank/pos/lembaga persepsi yang menjadi kanal pembayaran telah menjadi 86 bank/pos/lembaga,” ujar Sri Mulyani kepada wartawan.

Selain itu, Sri Mulyani juga mengklaim MPN G3 mampu melayani penyetoran penerimaan negara hingga 1.000 transaksi per detik, meningkat signifkan dari hanya 60 transaksi per detik pada MPN G2.

Sebagaimana diketahui, pada tahun 2018, dari Rp2.064 triliun penerimaan negara, Rp1.904 triliun disetor melalui MPN, atau sekitar 92 persen. Dari nilai tersebut, MPN memproses 95,1 juta transaksi yang meliputi 94,9 juta transaksi rupiah dan 174 ribu transaksi dalam dolar Amerika Serikat.

“Ini adalah salah satu sistem yg dibangun Kemenkeu dalam rangka mengelola penerimaan negara secara jauh lebih akurat dan tepat waktu,” tuturnya.

Recent Posts

Di Silatnas MA IPNU, Hery Haryanto Azumi Serukan Muktamar NU Riang Gembira

MONITOR, Jakarta – Kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hery Haryanto Azumi, menyerukan…

4 jam yang lalu

Dorong Ada Perbaikan Menyeluruh, Puan: Pelayanan Kesehatan Jangan Kehilangan Empati

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memberi perhatian terhadap isu nirempati tenaga kesehatan…

17 jam yang lalu

Legislator Desak Usut Tuntas Temuan 995 Senjata di Sekolah Swasta: Ini Persoalan Serius Menyangkut Keamanan Negara

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, meminta aparat…

21 jam yang lalu

Siswa SMP Tewas Diduga Akibat Di-bully, Waka Komisi X DPR Tegaskan Harus Ada Pembenahan Sistem yang Nyata

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menyoroti insiden tewasnya…

21 jam yang lalu

Anggap Konten Promo Vape YouTuber Bentuk Eksploitasi, DPR Dorong Penguatan Regulasi

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq menekankan pentingnya penguatan regulasi perlindungan…

21 jam yang lalu

Ramai Isu Nakes Hina Pasien BPJS, Legislator: Pasien Berhak Diperlakukan Dengan Penuh Empati

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti isu sikap nirempati tenaga kesehatan…

21 jam yang lalu