Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan (dok: parlemen)
MONITOR, Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ternyata tak mempersoalkan soal keinginan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang meminta kursi menteri paling banyak kepada Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).
PKB mengatakan sangat menghargai permintaan yang diajukan oleh PDIP soal jatah menteri tersebut.
“Kami di PKB menghargai setiap kebijakan partai politik. Termasuk soal keinginan PDIP yang meminta jatah menteri paling banyak,” ujar Wasekjen PKB Daniel Johan kepada wartawan.
Daniel mengatakan, setiap parpol mempunyai kebijakan masing-masing ihwal permintaan kursi menteri kepada Jokowi.
Namun demikian, Daniel meyakini dalam menyusun kabinetnya, Jokowi bakal duduk bersama dengan Ketum Parpol Koalisi untuk musyawarah.
“Kita meyakini hasil musyawarah yang ada merupakan yang terbaik untuk bangsa,” tandas Daniel.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta agar partainya diberi banyak kursi menteri oleh Jokowi.
“Yang jelas PDI Perjuangan pasti yang terbanyak. Itu jaminannya saya,” ujar Jokowi yang disambut tempuk tangan kader PDIP di Grand Inna Beach Hotel, Bali, Kamis 8 Agustus 2019.
Presiden Jokowi pun berjanji akan memberikan jatah menteri terbanyak untuk kader PDIP saat menghadiri kongres kelima partai berlambang moncong putih itu.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen)…
MONITOR, Sumedang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan konsumsi bagi jemaah haji Indonesia jelang…
MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman bersama Wakil Menteri…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) menjadi…
MONITOR, Jakarta - Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak semata-mata dipicu oleh…