BUMN

Gorontalo jadi Provinsi Pertama Modernisasi Jaringan ke Fiber Optik di Indonesia Timur

MONITOR, Gorontalo – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, Telkom meluncurkan Gorontalo Modern Broadband Province atau modernisasi jaringan tembaga ke jaringan fiber optik. Modernisasi di Gorontalo menjadi yang pertama di wilayah Provinsi Kawasan Timur Indonesia.

Peresmian program yang nantinya diharapkan mampu memajukan perekonomian Gorontalo itu diresmikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Idris Rahim dan Direktur Network & IT Solution Telkom Zulhelfi Abidin di Kantor Witel Gorontalo, Kamis (8/8).

“Modern Broadband Province adalah program modernisasi jaringan tembaga ke jaringan fiber optik. Program ini bertujuan agar pelanggan dapat menikmati layanan yang lebih baik karena kualitas layanan berbasis fiber optik dapat menghadirkan performa yang jauh lebih mumpuni, bahkan hingga ke tahapan Internet of Things,” ujar Zulhelfi Abidin.

Zulhelfi menerangkan, proses pendirian Modern Province ini memakan waktu sekitar empat tahun, sejak 2015.

Peresmian Gorontalo Modern Broadband Province yang menggunakan berbagai pemanfaatan Information and Communication Technology (ICT) tersebut menjadikan Gorontalo sebagai Modern Broadband Province pertama di Kawasan Timur Indonesia. “Telkom mengucapkan terima kasih atas kerjasama dan dukungan Pemerintah Provinsi sehingga Gorontalo menjadi provinsi pertama di KTI yang diwujudkan sebagai Modern Province,” kata Zulhelfi Abidin.

Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim mengapresiasi Gorontalo yang sudah terhubung dengan jaringan 100% fiber optik. Idris Rahim mengharapkan kehadiran konektivitas fiber optik ini dapat mendukung peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan visi Gorontalo, yakni mewujudkan masyarakat Gorontalo yang unggul, maju dan sejahtera.

Keberadaan Modern Broadband Province tentunya memungkinkan digital life style dapat langsung dinikmati oleh masyarakat bahkan dari rumah sendiri. Demam IOT (Internet Of Things) mendorong Telkom untuk memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat sehingga dari dalam rumah pun produktivitas dan kreativitas tetap dapat dimaksimalkan.

Implementasi Modern Broadband Province tentunya akan semakin nyata dengan kualitas layanan yang semakin baik, sektor UKM ataupun industri lain di Gorontalo dapat pula menikmati layanan digital ini untuk menggenjot produktivitas karena teknologi berbasis fiber optik mampu memberikan bandwidth lebih besar dan resiko gangguan lebih kecil.

Lebih jauh, keberadaan infrastruktur yang lebih mumpuni ini diharapkan mampu dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk memajukan perekonomian Gorontalo. Modern Broadband Province ini menjadi bukti bahwa Gorontalo siap menjadi kawasan modern dan siap bersaing dengan provinsi lain termasuk dengan kawasan lain di Pulau Jawa.

Recent Posts

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

1 menit yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

9 jam yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

9 jam yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

17 jam yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

23 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Dapat Buka Lapangan Kerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menyoroti polemik antara Kementerian…

1 hari yang lalu