BERITA

Kasus Suap Bawang Putih, KPK Amankan Anggota Komisi VI dari PDIP

MONITOR, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan satu orang yang diduga anggota Komisi VI DPR terkait kasus dugaan suap impor bawang putih. Tindakan pengamanan tersebut masih terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan institusi anti rasuah pada Rabu (7/8).

Demikian disampaikan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Kamis (8/8). Dikatakan dia, pengamanan tersebut terjadi di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng.

“Tadi sudah diamankan satu orang lagi dan telah berada di KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Dibawa tim dari Bandara Cengkareng,” kata Febri.

Dengan demikian, total ada 12 orang yang saat ini tengah diamankan penyidik KPK dalam operasi senyap tersebut. Selain itu, KPK juga menyita bukti transaksi senilai Rp2 miliar. Selain menyita bukti transfer, tim penindakan juga mengamankan uang Dollar AS dari orang kepercayaan anggota DPR RI. Uang diduga akan diberikan kepada anggota Komisi VI DPR.

“Uang diduga rencana diberikan untuk seorang anggota DPR-RI dari komisi yang bertugas di bidang perdagangan, perindustrian, investasi dan lain-lain (Komisi VI),” sebut Febri.

Mereka yang diamankan di antaranya dari unsur swasta, pengusaha importir, supir dan orang kepercayaan anggota DPR-RI, dan pihak lain.

Pantauan di lapangan, tim membawa sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT tersebut secara bertahap sejak Rabu (7/8) sekitar pukul 22.‎14 WIB ke Gedung Merah Putih.

Kemudian, tim kembali membawa sejumlah orang sekira pada pukul 04.15 WIB, dini hari. Hingga pagi ini, total ada 11 orang yang diamankan dalam OTT tersebut dan kemungkinan masih akan ‎bertambah jumlahnya.

KPK mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.‎‎ Saat ini, pihak-pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Markas anti rasuah .

Recent Posts

Kemenag Perkuat Kompetensi Penghulu Hadapi Layanan Nikah Lintas Negara

MONITOR, Malang - Kementerian Agama menyiapkan penghulu agar semakin adaptif menghadapi dinamika layanan nikah yang…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Sumbar Pascabencana

MONITOR, Padang - Bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat tidak hanya menyebabkan…

12 jam yang lalu

Menaker: Pemagangan Nasional Perkecil Kesenjangan Kompetensi dan Kebutuhan Industri

Yogyakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa Program Pemagangan Nasional merupakan program prioritas Presiden…

12 jam yang lalu

Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru

MONITOR, Semarang - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong kolaborasi…

12 jam yang lalu

Pemerintah-DPR Sepakati BPIH 2027, Biaya yang Ditanggung Jemaah Turun Rp3,4 Juta

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengumumkan hasil pembahasan Panitia Kerja…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM Buka Akses Startup Indonesia ke Investasi Global

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) membuka akses yang lebih luas…

23 jam yang lalu