BERITA

Polri Mulai Periksa Saksi-Saksi Kasus Pemadaman Listrik

MONITOR, Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pemeriksaan awal terhadap sejumlah saksi terkait kasus pemadaman listrik oleh PT PLN, pada Minggu (4/8) kemarin.

“Penyelidikan awal ada dari empat petugas (PT PLN, red) yang telah diperiksa,” kata Dedi, di Mabes Polri, Rabu (7/8).

Dalam penangana kasus tersebut, sambung dia, pihak penyidik juga bekerja sama dengan PLN untuk bertukar informasi. Keterangan awal dari saksi yang menyebut pemadaman listrik akibat faktor alam menjadi bekal awal penyidikan.

“Dugaan sementara yang menjadi penyebab adalah pohon. Dari hasil investigasi awal tidak ditemukan unsur sabotase atau serangan terorisme,” jelas jenderal bintang satu itu..

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan aturan radius pohon di sekitar transmisi dan saluran udara tegangan ekstra tinggi (Sutet) pun menjadi bagian dari penyelidikan Polri. Sebab, pohon yang diduga menjadi penyebab mati listrik massal tumbuh melebihi batas maksimal dari tanaman yang diperbolehkan ada di bawah kawasan sutet.

“Ini kan dugaan sementara faktor alam dan teknis. Dugaan faktor manusia dan lainnya nanti akan didalami juga,” tukasnya.

Seperti diberitakan, pemadaman listrik serentak di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten terjadi kurang lebih selama 10 jam. Pihak PLN mengklaim jika pemadaman berawal dari gangguan pada saluran udara tegangan ekstra tinggi 500 kV di Unit Pelaksana Teknis (UPT) PLN Ungaran-Pemalang, Jawa Tengah. Selain itu, terjadi gangguan pada gas turbin 1-6 di Suralaya dan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon.

Recent Posts

Pakar Intelijen: Hormati Kewenangan Antar-Lembaga, Jangan Ganggu Proses Penegakan Hukum

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…

3 jam yang lalu

SETARA Institute Desak Presiden Evaluasi Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Penanganan Kasus Korupsi

MONITOR, Jakarta – Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, meminta Presiden Prabowo Subianto turun tangan…

7 jam yang lalu

Legislator Soal Polri Bongkar 3 Kasus Korupsi: Tegakkan Hukum Dengan Adil

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…

16 jam yang lalu

Komisi IX DPR Minta Ada Pembenahan Sistem PPDS Buntut Dokter Meninggal Diduga Dampak Bullying

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…

16 jam yang lalu

Pemuda Banten Bersatu Dukung Polri Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta - Organisasi kepemudaan Pemuda Banten Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait upaya pengusutan kasus…

24 jam yang lalu

Indonesia Tandatangani Tujuh MoU pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…

1 hari yang lalu