Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar (dok: Instagram)
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa terkait paket kursi pimpinan MPR RI masih terus didiskusikan secara detail dalam koalisi Indonesia kerja (KIK) hingga 1 Oktober 2019 nanti.
“Kita sudah bersepakat akan didiskusikan lebih matang, lebih detail lagi terus menerus didiskusikan sampai tuntas pada 1 Oktober,” kata Muhaimin kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (2/8).
Masih dikatakan pria yang akrab disapa Cak Imin ini, sejumlah nama untuk menempati posisi kursi pimpinan sudah dimunculkan dalam setiap diskusi yang digelar. Namun, belum ada formulasi nama yang disepakati hingga saat ini.
“Sampai hari ini formula detailnya belum ada, siapa ketua, siapa wakil itu belum, semua (koalisi,red) sudah menyampaikan kemauannya, semua ingin ketua (MPR,red). Nanti kita lihat figur ketua yang paling pas,” ujar wakil ketua MPR RI itu.
Ia pun tidak mempersoalkan bila hasil dari diskusi internal koalisi nanti, namanya tidak terpilih masuk dalam bursa ketua MPR nanti.
“Saya sih silahkan saja kalau ada yang lebih baik dari saya, saya ga ada masalah tapi kalau lebih baik saya kenapa bukan saya kan kira kira gitu. Tapi kalau ada yang lebih dari saya ya monggo saja,”kelakarnya.
“Tapi sampai saat ini belum ada keputusan, karena nanti kuncinya dibahas bersama sama dan dicari yang terbaik diantara koalisi,” pungkas Cak Imin.
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan mengajukan permintaan penangguhan konsesi atau kewajiban lainnya yang ditujukan…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi VI DPR RI, Anggia Erma Rini, menilai rencana kesepakatan persetujuan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengajak santri Rohani Islam (Rohis) untuk mewarnai media sosial dengan…
MONITOR, Jakarta - Sektor industri pengolahan nasional terus memperkokoh perannya sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.…