Ilustrasi IHSG (Foto: Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Sentimen negatif global menjadi pemicu koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan, Kamis (1/8) sebesar 5,24 poin.
“Bursa Indonesia dibuka melemah seiring tekanan dari global serta laporan kinerja emiten domestik yang sudah mulai mereda,” ungkap Riset PT Samuel Sekuritas di Jakarta.
Pada pembukaan perdagangan Kamis ini, IHSG melemah 5,24 poin (0,05 persen) ke posisi 6.385,26. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 terkoreksi 1,48 poin (0,14 persen) menjadi 1.020,95
Untuk kondisi global, rapat The Fed menghasilkan keputusan pemotongan suku bunga sesuai ekspetasi sebesar 25bps menjadi 2,25 persen.
The Fed menyatakan bahwa implikasi perkembangan global dan meredanya tekanan inflasi menjadi faktor utama. Pidato Jerome Powell juga sempat menimbulkan kebingungan pasar karena awalnya mengindikasikan pemotongan ini hanya akan terjadi sekali.
Hal ini direspon negatif oleh pelaku pasar. Konsensus memperlihatkan probabilita pemotongan kembali sebesar 25bps di September berada di level 59,7 persen, turun dibandingkan sebelumnya.
Bursa saham merespon sentimen dengan melemah, dimana indeks Dow Jones turun 1,23 persen menjadi 26.864 diikuti Nasdaq terkoreksi 1,19 persen menjadi 8.175 dan S&P500 merosot 1,09 persen menjadi 2.980.
Sementara mayoritas bursa Asia pagi ini mayoritas dibuka bergerak pada teritori negatif.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…