Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (net)
MONITOR, Jakarta – Ini peringatan keras dari Polri bagi kelompok masyarakat yang ingin melakukan kegiatan membatalkan acara pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin. Pihak kepolisian tidak akan ragu dan segan untuk menindak tegas bagi mereka yang mencoba melakukan upaya menggagalkan pelantikan tersebut.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi menegaskan, tidak ada toleransi akan kelompok-kelompok yang berusaha untuk menggagalkan proses pelantikan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin sebagai Presiden Indonesia dan Wakil Presiden.
“Pokoknya akan kami tindak tegas.Tahapan akhir itu tidak boleh ada gangguan apalagi mencoba gagalkan baik lalui medsos maupun nyata,” kata Dedi kepada wartawan, Kamis (1/7).
Menurutnya Polri dan TNI akan bersinergi untuk memastikan proses akhir dari Pemilu 2019 berjalan aman, lancar dan damai. Oleh sebab itu, kata Dedi, aparat akan terus melakukan mitigasi dari segala bentuk ancaman yang berkembang.
“Pokoknya segala macam potensi ancaman gangguan terkait menyangkut masalah pentahapan akhir pemilu pelantikan DPR, DPRD tingkat I dan II, DPD sampai Presiden dan Wakilnya tentu sudah diantisipasi secara maksimal oleh Polri,” tegas Dedi.
Polri juga akan melaksanakan patroli siber di media sosial. Tujuannya untuk menghentikan penggalangan massa dari dunia maya.
“Semua SOP pengamanan pelantikan itu ssuai dengan yang biasa ditangani Polri. Polanya empat ring. Ring 1 di tempat pelantikan, ring dua di gedung pelantikan, ring tiga di halaman parkir dan ring empat disekitaran jalan lokasi pelantikan,” pungkasnya
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…