POLITIK

Jusuf Kalla Prediksi PDI-P dan Gerindra Bakal Berkoalisi

MONITOR, Jakarta – Kemana arah partai politik (parpol) koalisi Prabowo Subianto pasca Pilpres 2019, hingga kini masih belum jelas. Namun Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) memprediksi kalau Partai Gerinda bisa berkoalisi dengan PDI-P pasca perhelatan Pilpres.

Prediksi JK tersebut bukan tanpa alasan. Dijelaskan JK, Ketua Umum PDI-P Megawati dan Ketua Umum Partai Gerindra punya sejarah kebersamaan.

“Kebersamaan Ibu Mega dan Pak Prabowo itu terjadi di Pilpres 2009. Mereka pernah berpasangan saat itu. Nah dengan sejarah itu bukan tidak mungkin keduanya kembali merajut kebersamaan untuk mendukung jalannya pemerintahan Pak Jokowi-Ma’ruf Amin,” terang JK di Kantor Wapres, Jakarta Pusat.

Namun, dijelaskan JK, keputusan berkoalisinya Gerindra-PDIP tergantung Prabowo dan Jokowi. Ia menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada pihak terkait.

“Tentang apakah itu Gerindra masuk koalisi, itu terserah Pak Jokowi dan Pak Prabowo, dan juga koalisi pemerintah yang ada,” kata JK.

JK mengibaratkan koalisi seperti perkawinan. Dalam perkawinan harus mendapat persetujuan pihak keluarga.

“Karena kalau mau kawin kan harus ada persetujuan yang kawin dan keluarga dekat. Anggaplah partai itu keluarga dekat. Kalau keluarga tak setuju, ya susah juga kawin,” pungkasnya.

Recent Posts

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

13 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

20 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

20 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

1 hari yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

1 hari yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

2 hari yang lalu