Dituntut Juara Umum, KONI DKI Ngeluh Soal Peralatan Olahraga

KONI menggelar silaturahmi dan halal bihalal Olah Raga Menuju PON XX Papua 2020, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat

MONITOR, Jakarta – Dituntut untuk juara umum PON XX 2020 di Papua, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jakarta, Djamhuron P. Wibowo mengeluh dengan minimnya alat-alat olahraga yang akan digunakan untuk berlatih para atlet.

Keluhan tersebut disampaikan, Djamhuron saat KONI Jakarta menggelar silaturahmi dan halal bihalal Olah Raga Menuju PON XX Papua 2020, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Selasa malam (30/7).

Menurut Djamhuron, dengan minimnya peralatan olah raga tersebut pihaknya sangat khawatir akan menggangu target juara DKI untuk meraih juara umum.

“Olah karenanya saya mengharapkan sekali perhatian Pemprov DKI untuk memperhatikan persoalan peralatan olah raga yang minim ini,” terang Djamhuron.

Dikatakan Djamhorun, bicara soal semangat untuk meraih juara umum, semangat atlet DKI tidak perlu diragukan lagi. Namun, hampir semua cabor peralatannya kurang memadai dan sudah tidak layak digunakan.

“Namun kami punya target November semua peralatan disemua cabor layak untuk dipakai berlatih,” tandasnya.

“Kalau bicara soal semangat untuk meraih juara umum kami dan para atlet punya komitmen tinggi untuk bisa meraih juara umum,” sambung Djamhuron.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina KONI DKI Jakarta, M Taufik mengatakan, untuk bisa meraih juara umum PON XX di Papua 2020 tidak bisa hanya modal semangat. Oleh karenanya apa yang menjadi keluhan para atlet harus bisa dipenuhi.

“Jadi ketika atlet mengeluh soal peralatan olahraga, maka jangan dibiarkan. Harus segera dicari solusinya dan ditangani cepat,” imbuh Taufik.

Dikatakan Taufik, KONI DKI jangan risau dengan persoalan peralatan olah raga, sebab APBD DKI hampir tembus 100 triliun.

“Dengan APBD yang begitu besar, KONI DKI Jakarta tinggal mengajukan anggaran pembelian peralatan olahraga yang dibutuhkan dalam APBD Perubahan 2019,” ujarnya.

Taufik yang juga duduk sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengatakan, DPRD DKI tidak akan mencoret usulan anggaran dari KONI selama anggaran yang diusulkan jelas penggunaannya.

“Apalagi usulan anggaran yang diajukan tunjuannya mengharumkan nama DKI Jakarta, tak ada alasan dewan untuk mencoret,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Saefullah mengatakan, Pemprov DKI akan mendorong penuh kinerja KONI dan para atlit Jakarta untuk meraih juara umum di PON Jakarta. Oleh karenanya sambung Saefullah, Pemprov DKI siap memenuhi semua kebutuhan para atlit.

“Kebetulan Pak Gubernur kita senang dengan olahraga. Maka dari itu apa saja yang dibutuhkan oleh atlet kita untuk menggapai prestasi di ajang PON, silahkan diajaukan,” ungkap Saefullah.

Hanya saja kata Saefullah, ketika anggaran itu diberikan, harus dipakai sesuai apa yang dibutuhkan. Karena penggunaannya banyak yang mengawasi.

“Diusahakan juga nanti alat-alat olahraga yang kita beli untuk berlatih disesuaikan jenisnya dengan alat yang digunakan saat pertandingan,” pungkasnya.