Ketua DPP PSI Bidang eksternal Tsamara Amany Alatas (net)
MONITOR, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan syarat agar Pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta melibatkan partisipasi publik. Meskipun, hingga kini sudah ditentukan ada dua kandidat calon dari PKS yang akan menduduki jabatan tersebut.
Hal itu diungkapkan Politikus muda PSI Tsamara Amani Alatas. Menurutnya, selama ini proses pemilihan Wagub DKI pengganti Sandiaga Uno dinilai kurang transaparan.
“Kami di PSI akan mendorong proses ini agar melibatkan partisipasi publik,” kata Tsamara, Rabu (24/7).
Lulusan Universitas Paramadina ini menilai, penggantian Wagub DKI sangatlah penting. Untuk itu, harus segera dilakukan proses pemilihan yang mengutamakan transparansi publik dan kecepatan menyelesaikan masalah ini.
“Transparansi dan kecepatan menyelesaikan kekosongan kursi wakil gubernur ini begitu penting,” tutur Tsamara.
“Buka proses pemilihan Wakil Gubernur Jakarta secara transparan. Adakan uji publik agar kita tahu siapa yang layak,” tambahnya.
Ia pun mengungkapkan, PSI sebagai partai muda di lingkungan Jakarta akan menjadi oposisi Gubernur DKI Jakarta. Meski demikian, Tsamara mengatakan pihaknya akan lebih mengutamakan kepentingan publik.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan proses Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Bandung – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…