Tak Mau Disalahkan soal Batalnya Paripurna Wagub, Sekwan DPRD DKI Angkat Bicara

128
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Muhammad Yuliadi (net)

MONITOR, Jakarta – Batalnya paripurna Wakil Gubernur (Wagub) DKI jadi sorotan. Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Yuliadi pun angkat bicara.

Menurut Yuliadi, pihaknya tak ingin disalahkan gara-gara ditundanya paripurna pemilihan wagub tersebut.

“Rapat paripurna pemilihan wagub ini kan batal digelar karena tata tertibnya belum dibahas di rapat pimpinan gabungan (Rapimgab) dewan,” ungkap Yuliadi di Gedung DPRD, Senin (22/7).

Menurut Yuliadi, untuk menggelar rapat paripurna pemilihan wagub DKI harus terlebih dahulu membahas mengenai tata tertib (tatib) pemilihan yang akan dilakukan di dalam rapimgab.

“Iya karena pimpinannya juga masih banyak acara, masih sibuk masing-masing,” ujarnya

Yuliandi pun mengaku sampai saat ini belum mendapatkan tugas dari panitia khusus (Pansus) pemilihan wagub untuk membuat jadwal rapimgab tersebut, setelah diundur sebanyak tiga kali.

“Iya kan kita hanya fasilitasi, undangan perintah dari pansus untuk membuat undangan. Perintah DPRD-nya kan fungsi sekretariat itu memfasilitasi bukan menentukan kan tergantung tim pansusnya, kita nyiapin saja untuk fasilitas dan sarananya,” terangnya.

Oleh karena itu, Yuliadi pun tidak ingin pihaknya disalahkan dalam penundaan Rapimgab. Ia pun meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada anggota Pansus mengenai hal tersebut.

“Iya tanya ke ketua pansusnya kenapa ini enggak jalan. Saya enggak bisa mengendalikan dewan loh, dewan harus rapat, kan mereka harus minta ke kita, kita disuruh,” pungkasnya.