Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid. Foto: Ist
MONITOR, Jakarta – Ketua DPP PKB Jazilul Fawaid meyakini jika partainya akan mendapatkan kursi ketua MPR melalui sisitem paket dalam pemilihan pimpinan lembaga tersebut.
Ia berpandangan, jika ketua MPR akan kembali dipimpin dari partai politik (Parpol) yang berada diurutan kelima dari perolehan suara nasional di Pemilu 2019 kemarin.
“Tahun kemarin ketua MPR itu dari partai pemenang urutan kelima,” kata Jazilul kepada awak media, di Kompleks Perlemen, Senayan, Senin (22/7).
Dengan skema sistem paket nanti, sambung Jazilul, PDI Perjuangan sebagai pemenang pertama akan mendapat jatah sebagai ketua DPR. Sementara itu, Golkar dan NasDem akan mengisi para wakil ketuanya. “(Sistem paket ini,red) peluang PKB untuk jadi ketua MPR,” sebut dia.
Dia mengklaim kader PKB paling cocok mengisi posisi tersebut. Lantaran, partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu, merupakan partai nasionalis dan agamais.
Kendati demikian, partainya siap bersaing untuk mendapatkan kursi ketua MPR nanti, termasuk dengan Partai Gerindra selaku pemenang kedua Pemilu 2019. Walaupun, Gerindra harus memiliki paket untuk mengisi kursi pimpinan MPR.
“Gerindra ingin posisi itu dengan paket yang mana? Jadi, ini kan dipilih melalui paket apakah Gerindra akan ikut paket koalisi partai pendukung atau Gerindra membuat paket sendiri,” pungkas wakil ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR itu.
MONITOR, Jakarta– Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, mendorong evaluasi menyeluruh terhadap…
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka mendukung kelancaran arus lalu lintas selama libur Hari Raya Idulfitri…
MONITOR, Jakarta – Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Downstream PT Pertamina (Persero) terus memperkuat kesiapan layanan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berkomitmen untuk memperkuat daya saing industri melalui penguatan tata…
MONITOR, Cikampek — Telah terjadi insiden di KM 40+200 A arah Cikampek Ruas Jalan Tol…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan hubungan industrial harus dibangun atas dasar kepedulian…