BERITA

Silaturahmi ke Wakil Presiden Terpilih, Ahmad Muqowam: Kami Ikut Berkontribusi

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Akhmad Muqowam menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Ma’ruf Amin sebagai wakil presiden 2019-2024.

 Ia juga mendoakan agar dalam melaksanakan tugas dapat berjalan baik.

“Kami menghaturkan selamat atas amanah yang diberikan rakyat untuk mendampingi Presiden Joko Widodo yang tentu saja tugas mulia ini tidaklah ringan, kami mendoakan semoga sukses mengemban amanah,” kata Muqowam dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/7).

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad Muqowam yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PB IKA PMII mengungkapkan dukungannya sejak pencalonan KH. Ma’ruf Amin hingga terpilih. 

Dan ia berkomitmen akan terus memberikan sumbangsih demi tujuan nasional bangsa Indonesia sesuai dengan UUD 1945 yang berdaulat dalam berbagai bidang, untuk mencapai masyarakat adil makmur dan sejahtera. 

“Namun dalam proses politik yang panjang, ada hal positif namun bisa jadi ada hal negatif yang harus diselesaikan dalam proses berbangsa dan bernegara, maka hal tersebut akan menjadi perhatian seluruh jajaran IKA PMII serta masyarakat pada umumnya,” sebut dia.

Lebih lanjut, Muqowam juga menyampaikan beberapa fenomena yang mengiringi proses politik di tahun 2019 ini diantaranya adanya kompetisi ideologi yang hampir melupakan nilai luhur ideologi bangsa yaitu Pancasila; adanya penguatan politik identitas yang jauh dari nilai-nilai identitas bangsa yang telah dirintis oleh pendiri bangsa, yang cukup membahayakan bagi keberlangsungan masa depan bangsa.

“Adanya tensi politik yang cenderung emosional dan irrasional; serta terjadinya fenomena pembelahan dan polarisasi sosial. Bahwa fenomena tersebut akan menjadi ancaman dan tantangan bangsa yang akan menjauhka Indonesia dari identitas sebagai sebuah Negara Bangsa yang Pancasilais,” ujarnya.

“Dan kami merasa ditantang untuk menjawab persoalan tersebut, maka IKA PMII harus hadir dengan gagasan dan strategi serta mengimplementasikannya sebagai kontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara,” jelas Muqowam. 

Sementara itu, Wapres terpilih Ma’ruf Amin mengapresiasi kedatangan para tokoh nasional tersebut dan mengharapkan sumbangan pemikiran untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional ke depan. 

“Saya harap IKA PMII bisa membantu mewujudkan harapan bersama dalam kehidupan bernegara dan bisa menjadi perekat kembali semangat rasa kebangsaan komponen bangsa,” harap KH. Ma’ruf Amin. 

KH. Ma’ruf Amin juga meminta PB IKA PMII untuk responsif dalam mengkontribusikannya terhadap berbagai persoalan bangsa.

“Jangan sampai tidak berkontribusi atau terlambat dalam merespon dinamika persoalan bangsa,” tegas KH. Ma’ruf Amin.

Recent Posts

Opera Batak Bangkit Kembali, ‘Tona Sian Huta’ Perkuat Pariwisata dan UMKM Danau Toba

MONITOR, Tapanuli Utara – Setelah puluhan tahun nyaris tenggelam dari panggung budaya, Opera Batak kembali…

36 menit yang lalu

Febrie Adriansyah Tersangka, IPW minta Jaksa Agung Mundur atau Diberhentikan Presiden

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana…

2 jam yang lalu

Ketua Umum DPP FKDT Usulkan Insentif Guru Madrasah Diniyah kepada Menteri Agama

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPP FKDT) Lukman…

3 jam yang lalu

MenPPPA: Gerakan Ruang Aman Anak Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Nasional

MONITOR, Depok - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menegaskan Gerakan Nasional…

16 jam yang lalu

Menhaj Bawa Salam Presiden Prabowo untuk Keluarga dr. Fitri, Negara Hormati Pengabdiannya Hingga Akhir Hayat

MONITOR, Baubau - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengunjungi kediaman keluarga…

16 jam yang lalu

Kemenag Siapkan Lima Pilar Pesantren Ramah Anak, Perketat Tata Kelola dan Pengaduan

MONITOR, Depok - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah…

19 jam yang lalu