PERTANIAN

Pengamat: Tugas Kementan Jamin Stok Pangan Saat Kemarau, Bukan Kendalikan Harga

MONITOR, Jakarta – Naiknya beberapa harga komoditas pangan akibat musim kemarau tak dapat diarahkan sepenuhnya sebagai tanggung jawab Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal itu diungkapkan pengamat pertanian Universitas Nasional IGS Soekartono, Selasa (9/7/2019).

Soekartono menjelaskan, paling utama yang harus diperhatikan saat musim kemarau atau kekeringan tiba adalah jaminan kesiapan stok pangan di pasaran.

Di situlah, ucap Soekartono, Kementan perlu bekerja keras memastikan bahwa pangan untuk kebutuhan konsumsi masyarakat tersedia.

“Saat kemarau, itulah yang perlu diwaspadai. Tugasnya Kementan memastikan pertanian tetap produktif dan komoditas pangan aman,” ujar Soekartono.

Soal harga yang melonjak, menurut Soekartono tak dapat musim kemarau dijadikan sebagai alasan. Sebab hal itu menyangkut jalur distribusi niaga dan pasokan masuk ke pasaran.

“Jadi meskipun kemarau tapi kalau pangannya tetap aman, harga seharusnya tetap stabil. Jika masih mahal, berarti ada sesuatu lain hal kan,” ungkap Soekartono.

Beberapa komoditas pangan dikabarkan mengalami kenaikan harga di pasaran, seperti antara lain cabai, bawang dan sayur mayur.

Kenaikan itu dianggap akibat kemarau yang ternyata datang lebih cepat dibandingkan prediksi sebelumnya sehingga berdampak ke produktivitas pertanian.

Sedangkan pihak Kementan telah menegaskan bahwa ketersediaan pangan tetap akan aman untuk pasokan di pasaran.

Kementan telah melakukan berbagai upaya antisipasi kemarau dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Recent Posts

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

6 jam yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

22 jam yang lalu

Soroti 7 Persoalan Tata Kelola, Rokhmin Dahuri Dorong Reformasi Cagar Biosfer Indonesia

MONITOR, Wakatobi - Pengakuan UNESCO terhadap suatu kawasan sebagai cagar biosfer tidak otomatis menjamin keberhasilan…

22 jam yang lalu

Hasil Ubinan BPS, Panen Padi di Cirebon Tembus 9,2 Ton per Hektare berkat Aplikasi Pureplant

MONITOR, Cirebon - Hasil panen padi petani di Blok Makam Kidul, Desa Ujunggebang, Kecamatan Susukan…

1 hari yang lalu

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

3 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

3 hari yang lalu